Clicky

Aksi Wali Kota Pasca Banjir Samarinda

KLIKSAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, tampaknya tak dapat berpangku tangan melihat kondisi dampak banjir di SMP Negeri 24 Samarinda. Senin pagi, 11 Januari 2021 Syaharie Jaang langsung turun melakukan aksi bersih-bersih di sekolah tersebut. Syaharie Jaang terlihat membantu mengangkat sampah-sampah buku hingga menyemprot lumpur.

Banjir bandang yang terjadi Kamis 7 Januari 2021 membuat SMP Negeri 24 Samarinda di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu ini menyebabkan kerusakan alat pendidikan hingga menyisakan lumpur tebal.

Syaharie Jaang tak sendiri. Aksi kolektif ini mengerahkan kekuatan maksimal dari berbagai organisasi perangkat daerah atau OPD. Bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup yang menurunkan tim kebersihannya, juga ada Dinas PUPR yang mengerahkan pasukan “hantu banyu” beserta alat berat membersihkan lumpur.

Tak terkecuali tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Pendidikan, serta Perumdam Tirta Kencana Samarinda.

Beberapa pejabat publik Samarinda dan Kalimantan Timur pun turut mendampingi Syaharie Jaang. Tampak Asisten I Tejo Sutarnoto, Kepala Dinas PUPR Hero Mardanus Satyawan, Kepala Disdik Asli Nuryadin, Kepala Satpol PP M Darham, Kepala DLH Nurahmani, Camat Samarinda Ulu M. Fahmi, Kepala SMP Negeri 24 Samarinda Umar, anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati dan ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Lestari.

“Hari ini kita turun dengan kekuatan maksimal membersihkan lumpur-lumpur, membersihkan buku-buku yang sudah tidak dipakai dan banyak lagi. Sampai bersih, walaupun tidak cukup dalam sehari ini saja,” ujar Syaharie Jaang melalui Humas Pemkot Samarinda.

Syaharie Jaang juga meminta bantuan kepada Balakarcana dalam membersihkan lumpur-lumpur tebal termasuk membersihkan ruangan. Syaharie Jaang menyatakan, sesuai apa yang disampaikan kepala sekolah, memang sekolah ini sering banjir tapi tidak seperti kemarin.

“Banjir yang sudah biasa dihadapi telah diatasi dengan merehab bangunan kelas, sehingga masih ada yang di bagian bawah beberapa kelas yang masih banjir kalau hujan deras,” ujar Syaharie Jaang.

Syaharie Jaang juga telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas PUPR untuk melakukan rehab dengan perencanaan dalam mengatasi banjir. Menurut Syaharie Jaang, pihakya akan membenahi pelbagai sektor. Satu di antaranya adalah sistem lingkungan di sekitar sekolah tersebut.

”Termasuk temboknya dibenahi. Kemudian ditinggikan 1 meter untuk ruang kelas yang masih rendah dan sistem pembuangan air dari halaman langsung ke sungai,” ujar Syaharie Jaang.

Tak hanya itu, Syaarie Jaang juga meminta kepada anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati agar kembali memberikan bantuan meubeler karena SMP Negeri 24 membutuhkan ini.

”Tahun kemarin ibu Puji juga membantu sekitar 1.000 meubeler untuk beberapa sekolah. Kita juga kembali meminta untuk SMPN 24 ini,” ujar Syaharie Jaang. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status