Clicky

Beredar Akun WA Fake Pejabat di Kaltim, Warga Diminta Waspada

KLIKSAMARINDAKasus akun WhatsApp yang mengaku-ngaku milik pejabat di Kaltim kembali terjadi. Kali ini, beredar akun WhatsApp yang mencatut Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi. Akun tersebut menggunakan foto profil Rusmadi dan akan memberikan bantuan ke sejumlah rumah ibadah dan yayasan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah menerangkan, pada awalnya, nomor WA palsu itu menyatakan keinginannya untuk memberikan dana bantuan sejumlah sesuai dengan permintaan kepada yayasan yang menjadi target itu.

“Dia mengaku bantuan akan ditransfer karena saat ini sedang pandemi Covid-19,” ujar Aji Syarif Hidayatullah melalui keterangan resmi Pemkot Samarinda, 17 November 2021.

Menurut Aji Syarif Hidayatullah, pemilik akun tersebut mengaku mendapat amanat dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun untuk membagikan donasi.

“Yang jelas, Pak Rusmadi tidak ada gerakan membagikan donasi-donasi atas arahan pak wali kota. Ini jelas penipu, dan pesan kami warga harus cerdas terhadap modus penipuan ini,” ujar Aji Syarif Hidayatullah.

Aji Syarif Hidayatullah menambahkan, jika Pemerintah Kota Samarinda akan membagikan donasi, itu resmi dilakukan pemerintah kota, bukan secara pribadi.

“Termasuk juga ketika melakukan penggalangan dana pun, secara resmi dilakukan Pemerintah Kota, bukan pribadi Pak wali atau pak Wawali membuka donasi,” ujar Aji Syarif Hidayatullah.

Aji Syarif Hidayatullah berpesan agar warga bisa melakukan konfirmasi ke Dinas Kominfo Samarinda terkait hal berbau penipuan ini.

Sebelumnya, juga beredar akun palsu yang mengaku-ngaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal. Akun tersebut viral pada 16 November 2021.

“Dari kemarin saya viral. Ada orang gunakan foto dan nama saya meminta minta sesuatu bahkan sampai merayu-rayu, melalui beberapa saluran. Padahal nomor hp dan WA saya tidak pernah ganti selama 20 tahun lebih. Mudahan belum ada korban dan jangan dipercaya,” ujar Muhammad Faisal.

Kejadian-kejadian serupa terus berulang di Kaltim. Namun, hingga saat ini belum ada laporan penangkapan pelaku atas kasus-kasus tersebut. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com