News

Presiden Cek Lagi Kawasan IKN di Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir

KLIKSAMARINDAPresiden RI, Joko Widodo, melakukan kunjungan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa 25 Oktober 2022.

Agenda ini merupakan lanjutan dari upaya mendorong minat swasta untuk turut berinvestasi di kawasan IKN yang dipresentasikan Presiden beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya kali ini, Presiden bersama rombongan melintasi jalur laut kemudian dilanjutkan menuju lokasi Titik Nol IKN.

Jalur laut menghubungkan pelabuhan Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan dengan Pelabuhan Cita Sabut, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara menuju kawasan Ibu Kota Nusantara.

“Dalam perjalanan selama satu jam tadi, kapal melintas di bawah Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan IKN. Perjalanan ini juga menyusuri jalur logistik untuk IKN,” ujar Presiden.

Selama di IKN, Presiden meninjau sejumlah infrastruktur dari Land Development, Bendungan Sepaku Semoi, hingga Persemaian Mentawir.

Presiden menjelaskan, pembangunan infrastruktur kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) seperti bendungan, pengembangan lahan, serta akses jalan sudah berjalan dengan baik.

“Hari ini, saya meninjau pekerjaan pembangunan infrastruktur IKN itu dengan mendatangi Titik Nol Nusantara, melihat dari dekat Land Development, Bendungan Sepaku Semoi, hingga Persemaian Mentawir,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, kemajuan pembangunan di kawasan IKN secara keseluruhan dapat terlihat pada bulan Januari 2023 mendatang.

Khusus untuk pembangunan Bendungan Sepaku Semoi yang ada di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Menteri Basuki menjelaskan progress pembangunan bendungan yang mulai dibangun sejak Juli 2020 itu berjalan sesuai rencana. Diperkirakan bangunan fisik bendungan ini rampung pada awal 2023.

“Hingga minggu kedua Oktober tahun ini, progress fisik sudah mencapai 74,32%. Sedangkan progress keuangan sudah 46,58%,” kata Basuki Hadimuljono.

Bangunan yang dianggarkan sebesar Rp556 miliar itu merupakan proyek tahun jamak 2020-2023. Seluruh pekerjaan fisik bendungan ini ditargetkan selesai Januari 2023.

Bendungan Sepaku Semoi berkapasitas tampung hingga 10 juta m3 dengan panjang 450 meter dan tinggi bendungan 25 meter.

Bendungan ini akan memberikan manfaat air baku 2.500 liter per detik dan mereduksi banjir hingga 55% dan berpotensi sebagai kawasan wisata IKN.

Sementara di persemaian Mentawir, Kecamatan Sepaku, untuk ketiga kalinya Presiden berkunjung. Presiden pernah melihat langsung Persemaian Mentawir pada 14 Maret dan 22 Juni 2022.

Kawasan Mentawir merupakan areal pembibitan pohon yang dipersiapkan untuk ditanam di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) itu.

Kunjungan Presiden ini untuk memastikan rehabilitasi hutan di kawasan IKN berjalan sesuai rencana, dimulai dari penyiapan bibit pohon yang akan ditanam untuk mencukung konsep forest city IKN.

“Inilah yang sering saya sampaikan bahwa pembangunan IKN akan kita awali dengan merehabilitasi hutan agar kembali pada fungsi semula yaitu sebagai hutan tropis dan bukan hutan yang monokultur yang homogen,” tegas Jokowi.

Persemaian Mentawir memproduksi 15-20 juta bibit pohon yang antara lain terdiri dari kayu nyatoh, meranti, kapur, gaharu, lempung, bengkirai, jati, ulin hingga jambu-jambuan. Kehadiran pepohonan itu kelak diharapkan dapat menarik hewan dan burung-burung untuk masuk ke habitatnya kembali di IKN

“Kita sangat serius untuk urusan lingkungan. Justru kita enggak bangun di sini kalau lingkungan makin rusak,” tandas Jokowi lagi.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menambahkan, untuk membangun IKN ini pemerintah tidak main-main. IKN akan mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

“IKN adalah kota di dalam hutan (forest city) yang menyeimbangkan sistem ekologi alam, kawasan hutan dan sistem sosial secara harmonis. IKN akan sangat mempertimbangkan kepentingan ekologi sosial dan ekonomi,” tegas Siti Nurbaya.
.
“Secara sederhana bisa dikatakan economicly feasible, socialy acceptable, ecology sustainable,” sambungnya.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
DMCA.com Protection Status