Senyum Mbah Min Dapat E-KTP dan BPJS Samarinda

KLIKSAMARINDA – Rusmin tersenyum bahagia. Warga Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) berusia 63 tahun itu seolah tak merasakan lagi ngilu dan sakit akibat kecelakaan yang dialaminya Maret 2022 lalu.

Kebahagiaan Rusmin atau yang akrab dipanggil Mbah Min muncul saat 4 April 2022. Mbah Min punya e-KTP.

Dia tidak perlu antre foto ke kecamatan ataupun ke kantor dukcapil. Petugas langsung datang menemui Mbah Min di gubugnya dalam bengkel Las Rajeg Wesi, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda.

“Seneng ati kulo. Maturnuwun Bu Menteri Risma, engkang peduli kaleh kulo. Sampun ngutus utusan kangge urusi kulo,” ujar Mbah Min dalam bahasa Jawa setelah menerima fisik e-ktp, buku tabungan mandiri, dan kartu BPJS secara simbolik.

Sebelumnya Mbah Min mengalami kecelakaan. Namun dia tak mampu berobat. Selain karena tak punya biaya, dia juga tak punya akses untuk pelayanan kesehatan gratis pemerintah.

Namun, kini dia punya beberapa syarat administratif untuk mendapatkan akses itu. Terbitnya e-KTP Mbah Min atas bantuan dari Tim Kementerian Sosial atau Kemensos dari Direktorat Lansia di Jakarta.

Tim Kemensos ini turun langsung ke Samarinda melihat komisi Mbah Min. Tim ini juga didampingi tim Sentra Soeharso Surakarta yang menangani terapi untuk Mbah Min.

“Terima kasih kepada Dinas Ssial, Dinas Dukcapil, BPJS, Bank Mandiri, Tim Relawan, TKSK, PWI Kaltim Peduli, yang telah membantu Mbah Min selama ini. Kini Mbah Min telah punya keluarga baru, satu kartu kepala keluarga dengan bapak Madrozi dan ibu Marsiati,” ujar Feri Aprianto sesaat setelah penyerahan e-KTP, buku tabungan, dan kartu BPJSK secara simbolik bertempat di depan gubug Mbah Min, Senin, 4 April 2022 siang.

Proses kepengurusan e-KTP dibantu TKSK, LKS Harapan Borneo yang terus mendampingi tim kemensos baik ke kantor Dinas Sosial baik tingkat provinsi Kaltim maupun Dinsos Kota Samarinda, Ke Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) kota Samarinda, sementara ke kantor BPJS tim Kemensos didampingi Kepala Dinas Sosial kota Samarinda, Isfihani.

Proses perekaman data e-KTP Mbah Min pada Senin pagi sempat tarik ulur. Terutama terkait lokasi perekaman e-KTP Mbah Min di kantor Dukcapil atau petugasnya yang datang.

“Makanya kami minta ambulance PWI Kaltim Peduli untuk standby, sehingga sewaktu-waktu bisa membawa Mbah Min,” ujar Feri.

Berkat lobby pihak Tim Kemensos, Mbah Min tidak perlu dibawa. Mbah Min cukup menunggu petugasnya datang.

Penyerahan e-KTP diserahkan Sri Hardani dari Dinas Dukcapil Kota Samarinda kepada Mbah Rusmin didampingi keluarga barunya Madrozi dan Marsiati. Penyerahan buku tabungan dari Kemensos diserahkan Danang dari tim Kemensos RI langsung diterima Mbah Rusmin.

Saldo tertera di buku tabungan bantuan dari Kemensos sebesar Rp750.000. Sementara penyerahan kartu BPJS secara simbolik diserahkan oleh Kadis Sosial Samarinda, Isfihani.

“Kartu BPJS yang asli masih proses. Sebulan baru jadi. Ini simbolik dulu. Mbah Min tidak perlu bayar iuran karena iuran ditanggung Dinas Sosial Samarinda,” ujar Isfihani saat menyerah kartu BPJS secara simbolik yang diterima Mbah Rusmin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status