Clicky

Pembangunan Infrastruktur Samarinda Berlanjut di Tengah Pandemi

KLIKSAMARINDA – Pembangunan infrastruktur di Samarinda, Kalimantan Timur terus berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Terbaru, Walikota Samarinda Syaharie Jaang meresmikan 6 proyek dan peletakan batu pertama Religi Center di Jalan Jakarta 1, Kecamatan Sungai Kunjang.

Seremoni tersebut berlangsung Rabu 3 Januari 2021 dan dihadiri langsung Wakil Wali Kota Samarinda HM Barkati, Ketua FKUB Samarinda KH Zaini Naim bersama pengurus lintas agama, Sekretaris Daerah Sugeng Chairuddin, Asisten I Tejo Sutarnoto, Asisten II Nina Endang Rahayu, Kepala Dinas PUPR Hero Mardanus Satyawan, Kepala Bappeda Ananta Fathurazzi, Kepala Dinas Kominfo Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Disdik Asli Nuryadin, Plt Kepala Dishub Herwan dan Kepala OPD terkait, serta Camat dan Lurah baik yang hadir di tempat maupun menyaksikan secara virtual zoom.

Syaharie Jaang meresmikan sebanyak 6 proyek. Selain Religi Center, Syahariei Jaang meresmikan pembangunan jalan akses SMPN 38, perpustakaan, gedung SMPN 38, kantor Kelurahan Pelita, kantor Kelurahan Dadimulya dan Dermaga Mahakam Ilir.

“Religi Center ini sudah sejak lama dari awal jabatan saya. Ceritanya panjang dari tanahnya untuk sekolah terpadu, membangun gereja, sehingga muncul pemikiran perlu membangun rumah-rumah ibadah di satu lokasi. Sudah konsultasi dengan MUI hingga akhirnya tercetus membuat religi center,” ujar Syaharie Jaang dalam sambutan.

Menurut Syaharie Jaang, religi center awalnya membangun sekolah terpadu. Namun karena SMA/SMK beralih ke Provinsi, sehingga dibangun SMPN 38 dan sisanya dibangunkan religi center.

“Alhamdulillah dengan sisa tanah sekolah terpadu kita bangun religi center yang peletakan batu pertamanya di akhir jabatan. Tapi tolong Pak Hero (Kepala Dinas PUPR), jangan ini peletakan batu pertama dan terakhir,” ujar Syaharie Jaang.

Syaharie Jaang menambahkan, bangunan religi center ini menjadi legacy (warisan) yang bukan hanya kenangan untuk Samarinda tapi percontohan bagi Indonesia.

“Semua agama ada di satu lokasi. Tidak hanya bertetangga sewaktu hidup, juga bertetangga setelah meninggal. Karena itu kita Pemkot telah menyiapkan pula taman makam semua agama di satu lokasi di Tanah Merah. Saling berdampingan setelah meninggal. Inilah Indonesia Raya,” ujar Syaharie Jaang.

Di lokasi religi center ini kata Jaang juga disiapkan lahan untuk sekretariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Terkait peresmian proyek Jaang mengharapkan bisa meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah akses jalan ke SMPN 38 sudah mulus, walaupun dulu sempat viral karena rusak. Tolong viralkan lagi karena jalannya sudah mulus,” ujar Syaharie Jaang. (*)

DMCA.com Protection Status