Kaltim Siapkan Tenaga Kerja Konstruksi Dukung Pembangunan Infrastruktur IKN

KLIKSAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mempersiapkan diri dalam upaya peningkatan sumber daya manusia demi mendukung pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Persiapan itu antara lain melalui Sosialisasi Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), 8 September 2022.

Kegiatan ini bertema “Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Kalimantan Timur Sebagai Masyarakat Lokal Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Ibu Kota Nusantara” di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Sosialisasi Penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja konstruksi diawali laporan kegiatan oleh Kepala Dinas PUPR Dan PERA Provinsi Kaltim, A.M Fitra Firnanda.

Fitra Firnanda menyatakan latar belakang diadakan acara ini dalam rangka pelaksanaan pembangunan infrakstruktur sebagai implementasi undang-undang IKN.

“Tentunya dirasa perlu dalam melibatkan masyarakat lokal. Masyarakat lokal perlu mendapat informasi Dan sosialiasi tentang bagaimana tenaga Kerja konstruksi dlm perkembangan IKN,” ujar Fitra Firnanda.

Sementara itu, perwakilan Otorita IKN diwakili Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Diani Sediawati memberikan gambaran terkait tahapan pertama pembangunan IKN.

Menurut Diani Sediawati, awal Sepetember 2022 proyek IKN akan mulai berlangsung. Salah satu dari sekian prioritas yaitu infrastruktur dan sumber daya manusia sebagai unsur pendukung.

“Bagaimana model Perekrutan Dari Dinas PUPR bekerja sama Dengan dirjen PUPR sudah merekrut 1500 Pekerja Konstruksi yaitu Tenaga Ahli terampil di kabupaten kota dan tenang ahli profesi di Provinsi. Selain itu tujuan kegiatan ini dapat menyiapkan tenaga kerja konstruksi salah satunya yaitu menjadi penyangga ekonomi. Pemprov Kaltim memerlukan dukungan dari masyarakat,” ujar Diani Sediawati.

Mewakili Gubernur Kaltim, Pj. Sekda Provinsi Kaltim, Riza Indra Riadi mengapresiasi kegiatan Sosialiasi Penyelenggaraan Tenaga Kerja Konstruksi dengan tema “Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Kalimantan Timur Sebagai Masyarakat Lokal Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Ibu Kota Nusantara”.

“Perekrutan Peserta Tenaga Kerja Konstruksi tidak hanya lewat online tapi bisa juga lewat manual dan juga mempersiapkan tenang kerja yang dan berkompeten serta berdaya saing,” ujar Riza Indra Riadi.

Riza Indra Riadi menambahkan, industri tenaga kerja konstruksi memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan Indonesia karena mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 telah ditetapkan Ibu Kota Nusantara. Riza Indra Riadi menerangkan bahwa data penduduk Kaltim berjumlah 3,8 juta jiwa di tahun 2021.

“Data dari BPS, sampai tahun 2021, dari sektor tenaga kerja konstruksi berjumlah 9993 orang. Didominasi dari tingkat SD dan SMP. Yang sudah bersertifikat berjumlah 34.257. Masih 65439l Tenaga Kerja Konstruksi yang belum bersertifikat,” ujar Riza Indra Riadi.

Bertindak sebagai narasumber antara lain Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR, Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintah II Kemendagri, Kepala BJKW V Banjarmasin. Hadir sebagai peserta adalah anggota dari 13 organisasi masyarakat atau Ormas se-Kaltim.

Dalam Sesi ke-2 Sosialisasi penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi, Dr. Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin, menyampaikan bahwa Pelatihan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dibiayai melalui APBN perubahaan.

Biaya tersebut dari pusat dan Kemendagri untuk semua angkatan. Para peserta tenaga kerja konstruksi dilatih di BJKW, Jakarta, dan Surabaya.

“Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 ada 8 Klasifikasi tenaga Kerja Konstruksi yaitu Arsitektur, sipil, mekanikal, tata lingkungan, arsitektur lanskap, iluminasi, dan desain, perencanaan wilayah dan kota, sains dan rekaya teknik, hingga manajemen pelaksanaan,” ujar Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin.

Sementara itu, Sub Koordinator Subdit Pekerjaan Umum, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Abdul Aziz mewakili Direktur Jendral Bina Konstruksi menyampaikan setiap kabupaten/kota di Kaltim mengalokasikan anggaran Sub urusan Jasa Konstruksi.

“Karena sangat penting bagi Penilaian Kinerja Kepala daerah. Peningkatan Kapasitas Masyarakat Jasa Konstruksi dalam Pembangunan IKN Nusantara diwujudkan melalui kegiatan sertifikasi dan pelatihan tenaga kerja konstruksi,” ujar Abdul Aziz.

“Penyiapan Tenaga Kerja Konstruksi untuk mendukung pembangunan Infrastruktur IKN dengan melibatkan peran serta masyarakat maupun Stakeholder di wilayah IKN Kalimantan Timur,” ujar Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Alfet Bahari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status