Warta

Sosok Rahmi Zahratunnisa, Inspirasi Muda dari Samarinda di Ajang Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025

KLIKSAMARINDA – Sosok Rahmi Zahratunnisa mencuri perhatian sebagai salah satu finalis Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025 yang mewakili Kota Samarinda.

Di tengah gegap gempita dunia pageant, gadis kelahiran Samarinda, 10 Oktober 2007, ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi dan menginspirasi banyak orang.

Rahmi menyatakan, dirinya ingin menginspirasi muslimah lainnya bahwa hijab bukan menjadi batasan ataupun alasan untuk berprestasi. Menurutnya, justru dengan mengenakan hijab dirinya tetap berprestasi dan aktif di berbagai bidang tanpa harus melanggar perintah-Nya.

“Karena saya sadar sebagai generasi muda yang sudah terombang-ambing oleh perubahan zaman yang sudah jauh dari nilai nilai dan perintahNya, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk merangkul sesama muslimah dan kembali menegakkan nilai-nilai Islam,” ungkap Rahmi kepada KlikSamarinda, Senin 26 Mei 2025, menyampaikan motivasi mengikuti ajang ini.

Profil Lengkap Rahmi Zahratunnisa

Rahmi Zahratunnisa lahir dari pasangan Selamat Said Sanib, M.Sos, C.Ht, C.PS, C.MK dan Hairiyah sebagai anak terakhir dari empat bersaudara. Sebagai siswi aktif Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda, Rahmi telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam berbagai bidang, mulai dari akademik hingga olahraga.

Prestasi gemilang Rahmi tidak terbatas pada satu bidang saja. Sebagai atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Samarinda, ia aktif mengikuti kejuaraan tingkat provinsi dan berhasil membawa nama baik kotanya ke podium. Selain petanque, Rahmi juga menggeluti berbagai cabang olahraga lain sebagai hobi, termasuk berlari, bulutangkis, dan panahan.

Rahmi juga memiliki jiwa kepemimpinan matang dari berbagai pengalaman. Di sekolah, ia pernah menjabat sebagai Ketua OSIS periode kedua dan koordinator Palang Merah Remaja (PMR). Kepemimpinannya juga terlihat saat menjadi ketua ekstrakurikuler Bahasa Arab di MAN 2 Samarinda, mencerminkan minatnya yang mendalam pada bahasa Arab.

Di luar sekolah, Rahmi aktif sebagai sekretaris bidang syiar media di IRMA Masjid Jami’ Al Maruf Kota Samarinda. Posisi ini memungkinkannya untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan dakwah yang menjadi nilai tambah dalam kompetisi Putri Muslimah.

Di era digital ini, Rahmi memiliki keunggulan dalam bidang desain grafis dan editing konten. Keahliannya telah dimanfaatkan dalam berbagai projek, termasuk pembuatan poster kegiatan, video promosi, dan pengelolaan media sosial organisasi. Kemampuan ini sangat relevan dengan tuntutan zaman dan menjadi bekal berharga untuk masa depannya.

Dalam agama yang diyakininya, Rahmi menegaskan adanya semangat yang mendorong untuk terus belajar dan maju sehingga mampu berprestasi dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Sejatinya Islam tidak pernah membatasi muslimah untuk maju, justru memberikan kekuatan untuk terus melangkah, mengukir prestasi dan mendorong muslimah, untuk cerdas, berkarya dan bermanfaat bagi sesama,” ungkap Rahmi.

Prestasi Bersinar di Tahap Awal

Rahmi Zahratunnisa telah melalui pelbagai tahap dalam ajang Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025. Ajang yang diselenggarakan untuk kesembilan kalinya oleh Ichal Management ini menjadi panggung bagi Rahmi untuk menunjukkan potensi dirinya.

Dari total 50 pendaftar yang mengikuti seleksi awal, hanya 14 finalis yang berhasil lolos, termasuk Rahmi yang mewakili Kota Samarinda.

Perjalanan Rahmi bersama peserta lainnya menuju grand final dimulai dengan masa karantina pada Senin, 12 Mei 2025, di Grand Verona Hotel. Selama dua hari karantina, para finalis mendapat beragam materi pelatihan yang komprehensif.

Hari pertama karantina diisi dengan materi public speaking, personal branding, pariwisata, kesehatan gigi, dan kecantikan kulit. Sementara hari kedua fokus pada psikologi, teknik interview, materi dari Dinas Komunikasi dan Informatika, dilanjutkan dengan beauty class dan sesi photoshoot profesional.

“Selama karantina dua hari juga mengikuti latihan koreografi untuk malam grand final bersama coach Dolly selaku founder Sash Kalimantan Timur,” ungkap Rahmi yang selalu tampil anggun dengan balutan hijab.

Kemampuan Rahmi tidak perlu diragukan lagi. Ia berhasil meraih posisi winner top 3 video profile Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025, menunjukkan kualitas diri yang menonjol sejak tahap awal kompetisi.

Pada preliminary dan talent show yang digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025 di Mall City Centrum Samarinda, Rahmi tampil memukau dengan membawakan tarian Mandau, sebuah tarian tradisional yang menunjukkan kecintaannya pada budaya lokal Kalimantan Timur.

Menuju Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025

Ns. Fahrizal Syam, S.Kep, yang akrab disapa Ichal selaku founder Putri Muslimah Kalimantan Timur, menjelaskan bahwa ajang ini terbuka untuk remaja putri Muslimah berusia 16-27 tahun. Meskipun mengusung konsep beauty pageant, penyelenggara menekankan pada aspek wawasan, pemahaman nilai keislaman, dan pengembangan potensi diri.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi para remaja Muslimah untuk berkreasi dan percaya diri. Cantik itu relatif, tapi wawasan dan keberanian tampil adalah poin utama,” ungkap Ichal belum lama ini.

Grand final Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Mei 2025 di Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda. Acara tahun ini memiliki keistimewaan karena bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kaltim yang dibina langsung oleh Ibu Gubernur Kaltim, Sarifah Suraidah Harum.

“Tahun ini cukup spesial karena kami bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kaltim. Harapannya, para pemenang nantinya dilibatkan dalam kegiatan PKK,” jelas Ichal.

Ajang Putri Muslimah Kalimantan Timur tidak hanya sekadar kompetisi kecantikan, tetapi juga memiliki misi mulia untuk menghilangkan stigma bahwa perempuan berhijab tidak bisa terlibat di ruang publik atau dunia kreatif. Rahmi, dengan segala prestasinya, menjadi bukti nyata bahwa hijab bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi.

Kehadiran 14 finalis dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, termasuk Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, Mahakam Ulu, dan Penajam Paser Utara, menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh penjuru provinsi.

Rahmi Zahratunnisa membuktikan bahwa kombinasi prestasi akademik, kepemimpinan, bakat seni, dan kemampuan digital dapat menjadi kekuatan luar biasa. Perjalanannya dalam Putri Muslimah Kalimantan Timur 2025 bukan hanya tentang meraih mahkota, tetapi juga tentang menginspirasi generasi muda Muslimah untuk percaya diri dan berkarya tanpa batas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *