Provinsi Kaltim

Wagub Kaltim Hadiri Konferensi Infrastruktur Internasional 2025, Tekankan Komitmen Pembangunan Jalan

KLIKSAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Seno Aji, menghadiri Konferensi International Tentang Infrastruktur Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Daerah di Jakarta Convention Center, Rabu 11 Juni 2025. Kehadiran Wagub Seno Aji menunjukkan komitmen serius Provinsi Kaltim dalam pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan lima prioritas pembangunan infrastruktur nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Prioritas pertama adalah pembangunan infrastruktur ketahanan pangan, diikuti penyediaan infrastruktur energi bersih untuk mendukung target Net Zero Emission pada 2026.

Prioritas ketiga mencakup pembangunan konektivitas nasional, termasuk akselerasi infrastruktur digital. Keempat, pemerintah fokus pada pembangunan kota layak huni dengan investasi hunian terjangkau. Prioritas terakhir adalah reformasi pembiayaan untuk infrastruktur berkelanjutan.

Menko AHY juga menekankan pentingnya kecepatan pembangunan infrastruktur nasional. Indonesia tengah berpacu melawan “jam urgensi” demografis, di mana setiap tahun lebih dari 3 juta jiwa lahir dan membutuhkan akses perumahan, layanan dasar, serta peluang ekonomi.

Merespons arahan nasional tersebut, Pemprov Kaltim berkomitmen membangun infrastruktur jalan yang menghubungkan antarwilayah kabupaten. Fokus utama adalah peningkatan akses jalan alternatif menuju Kutai Barat melalui Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, yang sebelumnya merupakan jalan milik perusahaan.

“Kita berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur jalan antar kabupaten, terutama di Kabupaten Berau, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu,” tegas Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji usai menghadiri International Infrastructure Conference (ICI) 2025.

Menurut Wagub Seno Aji, perhatian khusus diberikan kepada tiga wilayah tersebut karena kondisi jalan yang masih rusak dan akses terbatas.

Ia juga menyampaikan usulan Gubernur Rudy Mas’ud kepada pemerintah pusat untuk membangun jalan penghubung dari Sotek di Penajam Paser Utara menuju Bongan di Kutai Barat.

Saat ini, Pemprov Kaltim melakukan peningkatan jalan dari Sanga-Sanga ke Balikpapan melalui Samboja. Namun, jika ruas tersebut diambil alih pemerintah pusat, anggaran akan dialihkan ke jalur prioritas lainnya.

“Kami berharap jalan-jalan alternatif yang sebelumnya dihibahkan perusahaan, seperti jalur Kembang Janggut ke Kutai Barat, bisa segera ditingkatkan kualitasnya,” tambah Wagub Seno. (Adv/Diskominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *