Clicky

Rabu, 27 Januari 2021

Wali Kota Samarinda Cek Tiga Lokasi IPA Perumdam

KLIKSAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, memimpin langsung tinjauan lapangan yang kali ini meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih, IPA Kalhold, IPA Makroman, dan IPA Gunung Lingai Rabu 6 Januari 2021. Syaharie Jaang langsung melihat perkembangan pembangunan intake ini demi peningkatan kapasitas produksi air baku di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Kita hari ini melihat perkembangan di lapangan pembangunan intake dan peningkatan kapasitas produksi air PDAM di Kota Samarinda. Saya lihat Insya Allah ini bisa selesai. Bahkan kita akan resmikan intake yang ada di Makroman untuk menunjang peningkatan kapasitas air di sekitarnya,” ujar Syaharie Jaang yang dirilis Humas Pemkot Samarinda.

Syaharie Jaang juga menyatakan bahwa dirinya memiliiki komitmen di Kodam VI/I Mulawarman untuk mensuplai air yang ada di Zipur karena sudah menempatkan personil di sana.

Point of View:  Nursobah: Sambutan Butuh Reward Berupa Pembangunan

“Insya Allah di akhir bulan ini kita juga bisa meresmikan selesainya pembangunan intake yang ada di Sungai Kapih, walaupun masih ada beberapa pembenahan. Kalau yang di Kalhold rencananya untuk mensuplai Samarinda Seberang sampai Palaran dan ditarget selesai Februari 2022. Meski nanti saya tidak menjabat lagi tidak apa-apa. Ini sudah jalan seperti yang kita lihat bersama kita doakan supaya cepat selesai,” ujar Syaharie Jaang.

Intake di Gunung Lingai kontraknya ditangani oleh PDAM dan jangka panjang, sehingga tidak masalah supaya cepat pelelangannya.

“Jadi yang akan saya resmikan di masa akhir tugas ini adalah intake di Makroman dan Sungai Kapih,” ujar Syaharie Jaang.

Point of View:  Program FCPF-CP Kaltim Perlu Terintegrasi dengan Rencana Pembangunan

Direktur Teknik PDAM Ali Rachman juga menekankan pekerjaan intake Sungai Kapih yang masuk pekerjaan tahun 2020 sudah selesai semua, baik itu bantuan Provinsi Kaltim yaitu berupa intakenya. Meskipun anggarannya dipotong untuk Covid-19 sebanyak 50 persen yang tadinya Rp20 Milyar menjadi Rp9,8 Milyar, sehingga cuma bisa intakenya saja tetapi belum ada atapnya dan pompanya.

“IPA-nya sendiri adalah bantuan dari Pemkot Samarinda, kemudian ada lagi bantuan Provinsi Kaltim yaitu pipa itu pun sudah selesai di Jl Sambutan sampai pom bensin. Yang jadi kendala adalah sisa anggaran untuk penyelesaiannya seperti menambah atapnya di intake dan penyelesaian di IPA. Kemarin memang ada pekerjaan dari Pemkot Samarinda di IPA-nya sendiri itu ada kerja tambah kurang dan kami ada kelebihan. Dari intake Gunung Lingai ini diharapkan daerah Mugirejo, DI Panjaitan, Damanhuri tidak bergilir lagi. Untuk Tahun 2021 ini direncanakan ada pembangunan Bengkuring tahap 2 dengan estimasi anggaran Rp 10 Milyar dari Provinsi Kaltim,” ujar Ali Racman.

Point of View:  Warga Tak Bermasker Kena Sanksi Satpol PP

Turut mengikuti tinjauan Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Asisten II Nina Endang Rahayu, Kadis PUPR Hero Mardanus, Direktur Utama PDAM Nor Wahid Hasyim, Ketua Dewan Pengawas Aji Syarif Hidayatullah, Abdullah, Hargono, Direksi PDAM dan instansi terkait lainnya. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Send us an email to kliksamarinda.com