Fokus News

Update Covid-19 Kaltim, Warga Sembuh Bertambah Lagi

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kaltim Andi Muhammad Ishak

KLIKSAMARINDA – Sebanyak 11 warga di Kalimantan timur (Kaltim) terkonfirmasi sembuh dari Covid-19. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak ada Jumat 17 April 2020 menyatakan, jumlah pasien sembuh Covid-19 di kaltim mengalami penambahan dari 10 orang menjadi 11 orang per 17 April 2020.

Satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Sehingga mulai awal merebak virus corona di Kaltim sampai saat ini ada 11 orang yang sembuh.

“Sembuh satu orang dari Samarinda. Dirawat sejak 31 Maret di RSUD AWS Samarinda. Pasien sembuh tidak ada terhubung dengan kluster manapun,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kaltim Andi Muhammad Ishak pada video conference, Jumat 17 April 2020.

Dinyatakan sembuh, setelah pasien melewati berbagai tahap pemeriksaan dan hasil laboratorium dinyatakan dua kali berturut-turut hasil negatif. Menurut Andi, untuk mencegah penularan virus corona tidak ada kata lain, yakni disiplin. Baik terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan atau masyarakat.

Meski begitu, Andi mengakui masih terjadi penularan saat ini yang ditunjukkan masih ada ditemukan bertambah kasus orang dalam pemantuan maupun pasien dalam pengawasan.

Kondisi terakhir perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim per Jumat, 17 April 2020, pasien terkonfirmasi negatif ada penambahan 12 kasus sehingga total 164 orang, 44 orang terkonfirmasi positif dan 120 orang menunggu hasil laboratorium. Sementara 11 orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Andi menyarankan agar warga tetap disiplin jaga jarak dengan tetap melakukan social distancing juga physical distancing. Selain itu, disiplin menjaga kebersihan diri sendiri mulai dari selalu cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir penting dilakukan.

“Disiplin mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah, terutama tidak melakukan aktifitas diluar rumah. Seandainya pun harus keluar. Maka, pastikan diri sudah aman, paling tidak harus menggunakan masker, tidak berkumpul banyak orang dan tidak berinteraksi (kontak langsung) dengan orang lain secara fisik,” harap Andi. (*)