KLIKSAMARINDA | Dua Pencuri Tega Sandera Balita Dengan Besi Tajam Saat Tepergok Warga
News

Dua Pencuri Tega Sandera Balita Dengan Besi Tajam Saat Tepergok Warga

polsek sungai pinang

KLIKSAMARINDA – Dua orang pencuri berinisial AL dan AG tertangkap warga setelah berupaya melakukan aksi pencurian di sebuah rumah. Sebelum tertangkap, kedua pelaku sempat melakukan penyanderaan terhadap seorang anak berusia 1,5 tahun, anak dari pemilik rumah.

Kasus tersebut terjadi di Jalan Gerilya, Gang Baru Nomor 33, RT 50 Sungai Pinang Samarinda, Kamis dini hari, 9 Juli 2020. Penangkapan terjadi setelah kedua pelaku mencoba melakukan aksi bongkar lemari di rumah milik Muhammad Razali.

Awalnya, korban Muhammad Razali bersama anaknya yang sedang tidur dibuat kaget setelah mengetahui ada 2 orang yang memasuki rumahnya. Melihat 2 orang pelaku yang sedang membuka almari pakaian di kamar kosong rumahnya, Muhammad Razali langsung berteriak untuk minta tolong kepada tetangga sekitar.

Kedua pelaku yang melihat korban berteriak langsung mengancam dengan monodongkan besi pembuka ban di leher korban untuk diam. Namun, warga yang sempat mendengar teriakkan korban ternyata sudah menunggu di luar rumah.

Pelaku pun berusaha melarikan diri dengan cara menyandera anak korban yang masih berusia 1,5 tahun.

Salah satu pelaku kemudian berhasil melarikan diri dan satu pelaku berinisial AL berhasil diamankan oleh warga. Namun setelah diketahui ternyata AL adalah warga setempat, AL pun juga berhasil melarikan diri sebelum petugas kepolisian dari Polsek Sungai Pinang datang ke lokasi.

Kapolsek Sungai Pinang melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Fahrudi, M.H. menuturkan setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut oleh unit opsnal Polsek Sungai Pinang, pada Sabtu dini hari 11 Juli 2020), pihaknya menangkap tersangka AL dan AG.

“Kami berhasil mengamankan tersangka AL bersama temannya AG di Pasar Wisma, Kelurahan Pelita. Dari hasil penggeledahan tersangka, ditemukan barang bukti berupa 1 buah dompet merk Boss, 1 buah kaos, 1 buah celana pendek, 1 buah tas, 1 buah topi, 1 buah cincin emas, 1 buah jam tangan dan 2 buah gelang emas,” ujar Iptu Fahrudi melalui rilis, Senin 13 Juli 2020.

Petugas kepolisian kini mengamankan kedua pelaku dan barang bukti di Mako Polsek Sungai Pinang. Keduanya disangka melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

DMCA.com Protection Status
%d blogger menyukai ini: