Provinsi Kaltim

Kepala DPKH Kaltim Sampaikan Arah Kebijakan Provinsi dalam Rembuk PEDA XI di Kutai Barat

KLIKSAMARINDAPemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) menggelar Rembuk Utama Pekan Daerah (PEDA) XI Petani dan Nelayan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan berlangsung Jumat 20 Juni 2025 di Ruang Rapat Kantor Bappelitbangda Kutai Barat. Acara ini menjadi pembuka rangkaian PEDA XI yang resmi dibuka 21 Juni 2025.

PEDA XI Petani Nelayan Provinsi Kaltim akan berlangsung selama tujuh hari, 21-27 Juni 2025. Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat menjadi lokasi pemusatan kegiatan ini.

PEDA XI Kaltim 2025 menjadi wadah strategis memperkuat sinergi sektor pertanian, perikanan, kehutanan, dan peternakan. Momentum ini mendorong kolaborasi menuju ketahanan pangan dan kesejahteraan petani-nelayan Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kaltim Fahmi Himawan menjadi narasumber utama. Materi “Arah Kebijakan DPKH Provinsi Kaltim dalam Mendukung Swasembada Pangan” disampaikan dengan komprehensif.

Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura turut menjadi pemateri dalam sesi diskusi. Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim juga berpartisipasi aktif. Kehadiran petani, pelaku usaha, dan stakeholder sektor pangan memperkaya diskusi strategis.

Fahmi menjelaskan dukungan DPKH terhadap program ketahanan dan kedaulatan pangan daerah dengan detail. Program unggulan Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) menjadi prioritas Pemprov Kaltim periode 2024-2026. Program dirancang memperkuat kelembagaan peternak melalui model koperasi yang berkelanjutan.

“Melalui PDKT, kami mendorong peningkatan produksi peternakan dan memperkuat aspek hulu-hilir,” jelas Fahmi. Penyediaan bibit unggul, pakan, layanan kesehatan hewan, hingga pemasaran hasil ternak menjadi fokus utama. Program lain disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan visi misi Gubernur Kaltim.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Andriani, membuka Rembuk Utama dengan antusias.

Wakil Bupati Nanang Adriani menekankan pentingnya sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi perekonomian masyarakat. Sebagian besar masyarakat Kaltim menggantungkan hidup pada hasil pertanian dan potensi perikanan melimpah.

“Pertanian dan perikanan merupakan urat nadi perekonomian sebagian besar masyarakat kita,” ujar Wakil Bupati.

Ketua KTNA Nasional Mohammad Yadi Sofian Noor berharap seluruh rangkaian PEDA XI berjalan sukses. Forum ini bukan hanya silaturahmi tetapi juga persiapan menuju ajang nasional. “Kegiatan menjadi wadah silaturahmi petani dan nelayan se-Kaltim,” tuturnya optimis.

PEDA XI Kaltim sekaligus persiapan menghadapi Pekan Nasional KTNA XVII di Kabupaten Gorontalo tahun 2026. Kolaborasi lintas sektor diharapkan menghasilkan terobosan inovatif untuk kemajuan pertanian dan perikanan. (Adv/Diskominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *