Jenazah Pria Ditemukan di Ruang Kemudi Kapal KP Senumpak Samarinda
KLIKSAMARINDA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di ruang kemudi kapal pesiar KP Senumpak, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Jasad Mohammad Elsandhie, warga Teluk Lerong Ulu yang bekerja sebagai penjaga kapal ditemukan Jumat sore 20 Juni 2025.
Jenazah ditemukan sedang dalam kondisi duduk di ruang kemudi kapal yang berlabuh di Jalan Haji Jahra RT 14.
Penemuan jenazah bermula dari warga yang hendak memancing di area tersebut. Bau busuk menyengat tercium di sekitar kapal pesiar yang berlabuh di Kelurahan Sungai Keledang.
Kecamatan Samarinda Seberang langsung heboh dengan penemuan yang mengejutkan ini. Korban dikenal sangat ramah dengan warga sekitar lokasi kejadian.
Tim Inavis Polresta Samarinda langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Sejumlah petugas kepolisian memeriksa jenazah korban dengan teliti dan profesional.
Barang-barang yang diduga milik korban dibawa aparat kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lokasi kejadian diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Aiptu Harry Cahyadi, koordinator Tim Inavis Polresta Samarinda memberikan keterangan resmi kepada media.
“Sudah tiga hari, tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan, namun untuk memastikan akan diautopsi,” tegasnya.
Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda untuk autopsi.
Sejumlah kerabat korban yang hadir di lokasi kejadian memberikan keterangan penting. Korban memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah diketahui keluarga sebelumnya.
Mohammad Elsandhie baru sebulan bekerja sebagai penjaga kapal pesiar tersebut. Kapal KP Senumpak baru tambat di lokasi dalam waktu relatif singkat.
Aminah, kerabat korban menjelaskan kondisi almarhum sebelum kejadian dengan detail. “Malam Kamis dia ke rumah, baik saja, tidak mengeluh,” kata Aminah.
Korban bahkan masih sempat nongkrong di sekitar lokasi setelah berkunjung. “Ya mungkin kena serangan jantung mendadak,” lanjut Aminah menjelaskan dugaan penyebab kematian.
Kondisi kesehatan korban pada Rabu malam masih terlihat normal dan tidak menunjukkan gejala. Almarhum sempat berkunjung ke kediaman kerabat dengan kondisi sehat.
Tidak ada keluhan kesehatan yang disampaikan korban kepada keluarga terdekat. Aktivitas normal masih dilakukan hingga hari terakhir hidupnya.
Proses autopsi akan menentukan penyebab pasti kematian Mohammad Elsandhie di kapal pesiar. Kepolisian melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. (*)



