Senin, 1 Maret 2021 20:54:22

SAR Samarinda Temukan 2 Jasad di Sungai Mahakam

KLIKSAMARINDA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)
Unit Siaga SAR Samarinda, menemukan satu dari 2 pria yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Tim Unit Siaga AR Samarinda menemukan jasad korban tenggelam terebut dalam operasi SAR Hari ketiga, Jumat, 12 Februari 2021.

Menurut Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi, korban yang ditemukan bernama Halim. Awalnya, tim mendapat signal dari kapal klotok (nelayan) bahwa menemukan korban.

“Tim di posko SAR gabungan langsung aksi. Korban ditemukan dengan jarak 1,7 Km dari titik lokasi kejadian perkara ke arah hilir Sungai Mahakam dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Riqi Effendi melalui rilis, Jumat 12 Februari 2021.

Tim Evakuasi kemudian mengkonfirmasi jenazah tersebut kepada istri korban. Menurut Riqi Effendi, istri korban membenarkan korban tersebut atas nama Halim.

“Korban kemudian dibawa Ke RSU AW Syahranie Samarinda guna keperluan Visum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan penemuan korban pertama, unsur SAR kembali standby dan akan melanjutkan pencarian korban kedua yang belum ditemukan,” ujar Riqi Effendi.

Sebelumnya, Halim dilaporkan menjadi satu dari dua orang pria dikabarkan hilang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Rabu, 10 Februari 2021. Dalam laporan Tim SAR Gabungan, lokasi kedua pria tenggelam tersebut di area Sungai Mahakam Samarinda, Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, dekat Masjid Shirotol Mustaqiem.

Sementara itu, di hari yang sama, Tim SAR Gabungan juga mengevakuasi korban di Dermaga 136 Pertamina, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat siang. Jenazah tersebut kemudian dievakusi ke RSU AW Syahranie Samarinda.

“Pada pukul 10.00 WITA, Tim Basarnas Samarinda mendapat laporan dari TNI AL dan DITPOLAIRUD Polda Kaltim bahwa ada mayat mengapung di sekitaran wilayah Cendana, Anggana, Kukar. Unit Siaga SAR segera bergerak ke lokasi untuk evakuasi,” demikian keterangan Riqi Effendi.

Setelah mengidentifikasi, tim Inafis Polresta Samarinda menyampaikan jika mayat tersebut merupakan salah satu korban dari ledakan dan kebakaran kapal Gemilang Perkasa Energi di Pulau Atas Sambutan Samarinda. (*)

Tinggalkan Balasan