Festival Pesisir Kaltim 2022 Sajikan Permainan Tradisional di Pulau Pangempang

Festival Pesisir Kalimantan Timur 2022 di Pantai Panrita Lopi Pulau Pangempang Muara Badak Kukar, Minggu 5 Juni 2022. (Foto: Jie/KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA – Pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menggeliat seiring pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat di masa pandemi. Satu kawasan wisata yang mulai ramai pengunjung adalah Pantai Pantrita Lopi, Pangempang, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pada Minggu 5 Juni 2022, tampak ratusan pengunjung berjoget bersama mengikuti alunan musik yang dibawakan oleh band asal Samarinda. Para pengunjung bergerak serempak dan tertawa sembari mengangkat tangan.

Suasana meriah itu ada dalam rangkaian Festival Pesisir Kalimantan Timur 2022. Festival kali ini bertema “Menjura Pesisir”. Arti Menjura Pesisir adalah persembahan dari pesisir pantai di Kukar.

Festival Pesisir Kaltim 2022 merupakan festival tahunan yang dilakukan masyarakat sekitar Pulau Pangempang Muara Badak Kukar. Festival ini menjadi satu upaya untuk membangkitkan sektor pariwisata yang di dalamnya menyajikan sejumlah permainan tradisional.

Dalam festival ini, setiap pengunjung bisa mencoba permainan menyumpit dan bermain ketapel. Dua permainan tradisional ini bisa Anca coba selain permainan gasing dan enggrang.

Daya tarik Festival Pesisir Kaltim 2022 menjangkau warga luar Muara Badak Kukar. Seperti Hari, seorang warga Balikpapan yang tertarik belajar bermain sumpit.

Hari mengaku selain karena tidak pernah memegang sumpit, dia baru berkesempatan belajar bermain sumpit di Pantai Panrita Lopi.

“Permainan ini susah banget. Saya baru belajar. Harus fokus lihat ke depan. Kalau dari sini ke target itu samar-samar,” ujar Hari.

Menurut pengelola Pantai Panrita Lopi Pangempang Muara Badak Kukar, Daeng Lompo, Melalui Festival Pesisir Kalimantan Timur 2022, memiliki misi agar pantai kembali ramai pengunjung dan dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat sekitar.

Daeng Lompo menyatakan, selama 2 tahun masa pandemi, UMKM di daerah ini terpuruk. Saat ini, jelang hari libur anak sekolah, pihaknya sangat berharap ada peningkatan jumlah kunjungan ke Pantai Pantrita Lopi melalui festival.

“Pertumbuhan ekonomi berkolaborasi dengan beberapa stakeholder sehingga memicu peningkatan pengunjung dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Ini segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Jadi kita tidak meninggalkan permainan tradisional. Justru itu yang kita tonjolkan di pesisir kalau itu ada, pernah ada, dan hari ini masih ada,” ujar Daeng Lompo.

Anggota Komisi IX DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengaku gembira melihat inovasi masyarakat Muara Badak Kukar untuk membangkitkan sektor pariwisata guna peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Hetifah Sjaifudian yang merupakan wakil Daerah Pemilihan Kalimantan Timur itu mengaku terkejut melihat inovasi yang dilakukan para pelaku usaha di Pulau Pangempang. Hetifah Sjaifudian memberikan apresiasi atas inovasi masyarakat tersebut terutama dalam pengembangan pariwisata lokal.

“Kita tidak perlu fasilitas yang besar-besar, yang super prioritas untuk destinasi. Tapi justru pariwisata di tingkat desa atau kecamatan yang seperti inilah yang sebetulnya dicari masyarakat. Jadi bisa untuk media pengembangan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan memberikan kesempatan untuk berekspresi. Ini bagus dan kita happy banget, kan,” ujar Hetifah Sjaifudian.

Tentang Pantai Panrita Lopi
Pantai Panrita Lopi merupakan destinasi wisata alam yang ada di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara. Pantai Panrita Lopi terletak di Pulau Pangempang yang berjarak 62 kilometer dari Kota Samarinda.

Menuju Pantai Panrita Lopi, kita harus menyeberang menggunakan kapal kayu menuju Pulau Pangempang. Untuk membayar jasa transportasi kapal hingga sampai ke Panrita lopi sekitar Rp30 ribu per orang. Harga itu sudah termasuk harga tiket masuk ke pantai.

Tiba di pantai yang berpasir putih ini kita akan disambut dengan sebuah lorong yang panjang berupa susunan pohon cemara. Rasa sejuk di sekitar membuat para pengunjung nyaman.

Pengunjung juga tidak hanya bisa berenang di pantai. Bisa menikmati suasana pantai dengan bergelantung di hamuk atau beristirahat di dalam tenda dan menikmati pemandangan alam atau batas cakrawala lautan, bisa pengunjung lakukan.

Kini, Pantai Panrita Lopi menjadi destinasi wisata alam terindah yang ada di wilayah pesisir Kukar. Bagi yang ingin berlibur dan menikmati deburan ombak di tepi pantai bersama keluarga atau kerabat, Anda tidak perlu mencari tempat yang jauh.

Apalagi mendatangi kawasan wisata di luar pulau Kalimantan. Anda cukup menempuh waktu sekitar 1 jam 50 menit, dari Samarinda ke Muara Badak Kukar. (Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DMCA.com Protection Status