DPRD Samarinda

Predikat RBRA Jadi Motivasi Ciptakan Kota Layak Anak

KLIKSAMARINDA – Predikat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Tanpa Perbaikan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI) tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah dan masyarakat Kota Samarinda.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah kota (Pemkot) terus berupaya menjadikan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini menjadi tempat yang ramah anak.

“Tahun lalu kita dapat predikat Madya layak anak. Tahun ini RBRA, tentu bukti bahwa pemkot terus meningkat,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/2023).

Pencapaian ini sebut Sri Puji Astuti dapat berjalan bila mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kota Samarinda. Namun lanjutnya, meski mendapat predikat RBRA, tetapi masih banyak hal yang harus dibenahi untuk menjadikan Kota Samarinda benar-benar layak anak. “Juga Pemerintah Kota Samarinda harus benar-benar konsisten dengan apa yang dicanangkan,” sambungnya.

Dalam upaya itu ia tidak menampik perlu sinergitas antar semua pihak. Baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Selain itu, sambungnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus turun tangan untuk membenahi hal-hal yang diperlukan demi terciptanya kota layak anak.

Mulai dari dunia pendidikan. Harus menciptakan sekolah ramah anak, bebas bullying dan tidak ada kekerasan baik fisik, mental dan verbal yang dilakukan oleh sumber daya alamnya. Untuk dunia kesehatan harus ada raport kesehatan anak. Disdukcapil harus membuat KTA untuk anak.

“Dari insfrastruktur. Bagaimana kota menciptakan lingkungan, trotoar atau tempat penyebrangan dan drainase yang ramah untuk anak dan disabilitas,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa predikat RBRA harus dijadikan alarm pemkot dan OPDnya untuk terus berkolaborasi menciptakan kota ramah anak. “Karena kita sedang berbenah. Mendapat predikat berarti Kota Samarinda sudah mampu dan harus maju dengan kekuatan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status