Clicky

Lagi, Dewan Bontang Kritik Penutupan Jalan Pos 7

Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Agus Haris-Foto Fn

KLIKSAMARINDA – Penutupan Jalan Pos 7 di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), kembali menuai kritik legislatif Kota Bontang. Kali ini, kritik datang dari Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris.

Menurut Agus Haris, penutupan Jalan Pos 7 itu akan sangat berdampak terhadap perkonomian warga di sekitar jalan tersebut. Pasalnya, aktivitas jual-beli antara warga dan pedagang setempat akan ikut tertutup.

Dengan tegas, Agus Haris mengatakan pihak perusahaan harus turut bertanggung jawab dengan memberikan solusi bagi para pedagang. Misal, menempatkan atau memindahkan pedagang ke tempat sementara.

“Mereka (perusahaan) harus carikan solusi pada pemilik warung. Misalnya, dicarikan tempat di sekitaran jalur alternatif yang sementara dibangun. Ini juga sebbagai bentuk perhatian perusahaan kepada masyarakat” ujar Agus Haris usai meninjau lokasi penutupan Jalan Pos 7, Senin 1 November 2021.

Agus Haris menambahkan, pihak perusahaan jangan terkesan masa bodoh terhadap masyarakat di sekitar Jalan Pos 7 itu. Pasalnya, banyak warga yang memiliki ketergantungan mata pencaharian di sekitar jalur keluar masuk wilayah perusahaan tersebut.

Sementara itu, pihak perusahaan mengaku telah melakukan pertemuan dan menjalin komunikasi dengan warga yang berada di sekitar Pos 7. Menurut Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Kaltim Industrial Estate (KIE), Benny Samosir, pertemuan dengan pedagang yang terkena dampak penutupan jalan berlangsung pada Jumat 29 Oktober 2021 lalu.

Benny Samosir menyatakan, dalam pertemuan itu, pihaknya bertemu dengan 9 pedagang. Pihak perusahaan juga telah mendengar keluhan pedagang yang akan dijadikan bahan evaluasi perusahaan.

Benny Samosir mengakui jika penutupan jalan Pos 7 Loktuan itu akan berdampak terhadap kehidupan warga, terutama para pedagang. Karena itu, pihaknya tetap akan berupaya untuk mengurang permasalahan akibat penutupan jalan Pos 7 tersebut.

“Kita akan coba meminimalisir dampaknya. Kita juga akan melihat apa yang bisa kita bantu,” ujar Benny Samosir, di hari sama. (Fn-Adv)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com