Clicky

Pembangunan SD Gusung Rampung Tahun Ini, Raking: Supaya Cepat Difungsikan

Wakill Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking (Foto: Fn)

KLIKSAMARINDA – Pemerintah Kota Bontang terus mempercepat pembangunan SD Negeri SD 011 Gusung, Kecamatan Bontang Utara. Targetnya, bangunan sekolah di atas permukaan laut itu selesai pada akhir tahun 2021 ini.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Raking menilai, penyelesaian pembangunan SD Negeri 011 Gusung tak bisa ditawar-tawar lagi. Menurut Raking, sebagai sekolah di wilayah terpencil, sarana pendidikan sekolah itu menjadi vital.

Apalagi kondisi Gusung yang jauh dari akses pendidikan seperti wilayah lainnya di kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Sarana pendidikan seperti bangunan sekolah yang representatif akan sangat mendukung proses belajar anak-anak di Gusung.

Karena itu, Raking mendorong agar pembangunan SD Gusung bisa selesai tahun ini. Raking optimis, dengan skema pembangunan yang ada, bangunan SD Gusung itu bisa terselesaikan dan berfungsi tahun 2022 mendatang.

“Kami optimis tahun depan sudah bisa dipakai belajar. Bangunan ini penting untuk pendidikan anak-anak di wilayah terpencil seperti Gusung,” ujar Raking beberapa waktu lalu.

Dalam laporan sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, realisasi pembangunan SD Negeri 011 Bontang Utara di Pulau Gusung itu telah mencapai 70 persen. Hingga November 2021 ini, bangunan sekolah berkonsep panggung itu dalam tahap pemasangan atap.

Tahap pembangunan lainnya yang akan segera rampung pada akhir November 2021 adalah lantai dan dinding. Total keseluruhan bangunan yang akan diselesaikan tahun ini terdiri atas 3 ruangan kelas.

“Sekarang pembangunannya sudah 70 persen. Kami juga berharap agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Akhir November 2021 mendatang pun sudah bisa terselesaikan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang, Saparudin.

Diketahui sebelumnya, SD Negeri 011 Gusung Bontang Utara ambruk pada Sabtu 22 Mei 2021. Penyebab ambruknya bangunan sekolah itu antara lain diduga karena abrasi air laut.

Akibatnya, bangunan sekolah tidak dapat difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar hingga saat ini. Sementara pembelajaran siswa dilakukan di luar bangunan. (Fn-Adv)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com