Clicky

Banjir Bontang Belum Teratasi, Anggaran 10 Persen Kapan Diterapkan

KLIKSAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Bontang mempertanyakan penerapan anggaran sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Bontang, untuk membiayai penanganan banjir. Anggaran itu telah direkomendasikan melalui laporan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Banjir sejak 2018 lalu.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Abdul Samad menyebutkan, jumlah anggaran yang diperlukan untuk penanganan banjir Kota Taman yakni sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tetapi, hal itu belum pernah diterapkan pemerintah.

“Belum pernah, sementara ditahan dulu. Kami upayakan. Nanti tetap kita masukkan ke dalam poin pasal 13 tadi,” ujar Abdul Samad ketika ditemui usai rapat kelanjutan penanggulangan banjir oleh Komisi III DPRD Kota Bontang, Rabu 3 November 2021 lalu.

Abdul Samad meminta agar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, bisa muncul dalam rapat berikutnya. Menurut Abdul Samad, kehadiran Sekda Bontang dapat memberikan arah hingga menentukan kebijakan anggaran untuk penanganan banjir Bontang.

Abdul Samad menambahkan, rapat itu juga membahas anggaran untuk penanggulangan dan perbaikan beberapa wilayah sungai yang dianggap menjadi titik banjir. Antara lain, anggaran untuk perbaikan Sungai Kanibung, Sungai Nyerakat, Sungai Api-Api, dan Telihan.

Namun, Abdul Samad menyatakan, dalam melakukan penanggulangan banjir di wilayah Bontang tak hanya mampu dilakukan sepihak.

Penanganan banjir Bontang, menurut Abdul Samad, memerlukan kerjasama lintas daerah yang berkaitan, yaitu Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar), serta partisipasi pihak Provinsi Kaltim.

”Peran penting tidak hanya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Tapi pemerintah di wilayah yang berbatasan langsung dan juga pihak provinsi diharapkan dapat bekerja sama. Kita perlu duduk bersama untuk menanganinya,” ujar Abdul Samad. (Fn-Adv)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com