Anak 13 Tahun Meninggal Terseret Arus Banjir di Sepaku PPU

KLIKSAMARINDA – Seorang anak berusia 13 tahun bernama Hendra, warga RT 22, Desa Sukaraja Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Kalimantan Timur bersama tim SAR gabungan menemukan Hendra pada Minggu, 31 Oktober 2021, pukul 06.35 WITA.

Laporan BPBD PPU menyebutkan, Hendra ditemukan sekitar 100 meter dari tempat terjatuhnya korban dengan kondisi meninggal dunia.

”Korban Hendra (13th) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar -/+ 100 meter dari lokasi tempat terjatuhnya korban oleh warga/relawan Agus Santoso yang tergabung dalam tim gabungan,” ujar Kepala BPBD PPU, Marjani, melalui keterangan tertulis Minggu siang, 31 Oktober 2021.

Korban Hendra dilaporkan hilang terseret arus sejak Sabtu sore, 30 Oktober 2021. Hendra terseret arus ketika sedang bermain air di halaman warga RT 25, Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, yang sedang mengalami peningkatan TMA disertai arus yang cukup kencang.

Menurut saksi mata Andik (14 tahun) yang sedang mencuci motor, ada tiga orang anak yang meminta pertolongan. Kemudian Andik bergegas untuk menolong.

Namun, tiba-tiba Andik melihat korban sudah berada di bawah jembatan. Andik hanya bisa berteriak minta tolong ke warga sekitar.

Tim gabungan kemuian melakukan pencarian malam hingga pukul 23.00 Wita. Namun berdasarkan petunjuk dan permintaan dari pihak keluarga dan kerabat korban pencarian tetap dilakukan oleh pihak keluarga dan relawan serta warga setempat di bawah pemantauan tim BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta aparat lainnya.

Minggu pagi, tim SAR gabungan menemukan Hendra dalam keadaan meninggal dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status