Clicky

GBBI Diluncurkan di Samarinda Kaltim

KLIKSAMARINDA – Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Kaltim diluncurkan Selasa 12 Oktober 2021 di Samarinda Convention Hall. Gernas BBI ini dalam rangka menggerakan BUMDes, BUMDesma, dan UMKM di Kaltim.

Gernas BBI Kalimantan Timur digelar secara langsung dan virtual kerjasama Kementerian Desa PDTT dengan PT Pertamina (Persero) melibatkan para pelaku UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia. Gelaran Gernas BBI Kaltim 2021 di Convention Hall Samarinda menyediakan 53 stan offline untuk memamerkan produk-produk buatan pelaku UMKM.

Gernas BBI 2021 di Kaltim merupakan tahun kedua dan tahun pertama di Jakarta. Kali ini Gernas BBI dilaksanakan berdasarkan wilayah, mulai dari DI Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Maluku dan Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda.

Peluncuran Gernas BBI di Samarinda dihadiri tiga menteri sekaligus, yakni Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan TransmigrasI (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan, dan Wakil Menteri Perdagangan (Kemendag), Jerry Sambuaga.

Ditandai tabuhan gendang dari Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Mwntwri Perdagangan Jerry Sambuaga, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Dedi Sunardi, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas peluncuran Gernas BBI Kaltim “Go Borneo” yang diinisiasi Kementerian Desa PDTT dan PT Pertamina (Persero) didukung penuh Pemprov Kaltim ini.

“Selamat, semoga berjalan lancar dan selamat berbelanja,” ucap Luhut.

Menurut Luhut, peluncuran ini akan semakin banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kaltim yang masuk platform digital, sehingga produknya bisa dipasarkan secara online dan lebih luas. Melalui Gernas BBI sekitar 16 juta UMKM dengan berbagai produknya sudah boarding ke platform digital.

Untuk itu, Luhut juga mendorong para pelaku UMKM di Kaltim serta BUMDes agar bisa segera boarding (masuk) ke platform digital.

“UMKM ini jangan dianggap remeh, karena menyangkut puluhan juta lapangan kerja. Saya berharap kita semua bisa mendorong UMKM di daerah untuk bisa masuk e-commerce, sehingga mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan. Makanya, Bapak Presidem sangat konsen terhadap hal ini. Ayo kita kerja bahu membahu, kerja bersama dan kerja tim untuk membangkitkan ekonomi melalui penguatan UMKM,” ujar Luhut.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, menyatakan, Gernas BBI ini adalah program yang bekerjasama dengan pemerintah daerah. Salah satunya, Pemprov Kaltim.

“Bersama Pak Gubernur, mendukung dan menopang yang terkait dengan penyiapan IKN,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar.

Pelaku UMKM di Kaltim didorong ke arah digitalisasi dalam Gernas BBI dan menjadi sangat penting karena pemasaran dan penjualan secara online sangat masif. Dengan Gernas BBI, pelaku usaha bisa ikut terlibat penjualan digital.

Beberapa daerah di Kaltim masih belum memiliki akses internet yang memadai. Namun, menurut Abdul, sinergitas jaringan sangat penting bagi pelaku usaha agar bisa menjalankan e- commerce.

Dalam menekan permasalahan tersebut, pemerintah pusat berkoordinasi dengan Diskominfo.

“Itulah mengapa, kami terus berkoordinasi dengan Kominfo. Di beberapa provinsi, kami berikan support pemanfaatan desa secara khusus untuk penguatan jaringan,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar.

Dari jajaran Pemprov Kaltim, Gubernur Kaltim Isran Noor langsung mendampingi para menteri yang hadir. Gubernur Isran Noor mengungkapkan, masyarakat Kaltim sangat antusias dengan kehadiran menteri yang bersedia datang ke Kaltim. Gubernur Isran Noor melihat momentum hari ini sebagai semangat bagi Kaltim sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN).

“Masyarakat Kaltim turut merasakan bangga dan bahagia atas kehadiran dan partisipasinya dalam membangun, menciptakan, mendukung, kerja sama untuk dapat mencintai dan memanfaatkan produk dalam negeri,” ujar Gubernur Isran Noor. (*)

DMCA.com Protection Status