Clicky

Alasan Kaltim Formalkan Kerjasama dengan Sulteng

KLIKSAMARINDA – Kerjasama lintas provinsi bukan hal baru. Terutama, jika provinsi bersangkutan memerlukan pemenuhan kebutuhan dari daerah lain. Tak terkecuali Provinsi Kaltim.

Sebagai wilayah yang memiliki keterbatasan, Provinsi Kaltim perlu menjalin kerja sama dengan provinsi tetangga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Satu di antaranya dengan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Gubernur Kaltim, Isran Noor mengakui jika Provinsi Kaltim hingga saat ini banyak mendapatkan bantuan dan disuplai kebutuhan dari Sulteng. Antara lain, komoditas pertanian hingga kebutuhan infrastruktur, yaitu batu untuk pembangunan gedung dan jalan.

Menurut Gubernur Isran Noor, kerja sama ini sudah sejak zaman Pemerintahan Belanda sudah ada. Hanya saja, kerjasama itu tidak diformalkan. Sementara, untuk suplai khusus batu dan sayur-sayuran hingga sekarang terus berlangsung.

Gubernur Isran Noor menyambut baik kerja sama ini, dan berharap kerja sama mampu memberikan kontribusi dan keberlanjutan bagi rakyat Kaltim dan Sulteng, terutama demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kita harapkan para pedagang atau pengusaha asal Sulteng yang menyuplai hasil produksinya semakin bermartabat. Sedangkan, Kaltim saat ini kita suplay ke Sulteng adalah batubara,” ujar Gubernur Isran Noor usai penandatangan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulteng yang ditandatangani Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis 9 September 2021.

Satu kebutuhan Kaltim yang memerlukan dukungan Sulteng adalah rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kaltim. Rencana itu sangat memerlukan dukungan berbagai pihak tak terkecuali dukungan dari seluruh provinsi wilayah Indonesia Timur, khususnya Sulteng yang terkenal dengan sumber daya batunya untuk pembangunan infrastruktur jalan dan gedung.

Gubernur Isran Noor menegaskan kebutuhan batu untuk pembangunan infrastruktur IKN sesuai bagian perencanaan pemerintah pusat sekitar kurang lebih 4 juta metrik ton.

“Sangat jelas perlu dukungan semua pihak, tak terkecuali Provinsi Sulteng dalam pembangunan IKN nanti. Bahkan, batu saja diperlukan kurang lebih 4 juta metrik ton. Jadi, sangat perlu dukungan daerah lain. Karena, mereka produksi batunya bagus dan sangat banyak,” ujar Gubernur Isran Noor.

Gubernur Isran Noor juga menegaskan IKN adalah keperluan negara. Sehingga, wajib dipikirkan bangsa ini. Tak terkecuali provinsi yang ditetapkan sebagai wilayah dibangunnya IKN baru.

Termasuk, Sulteng yang terkenal dengan Batu Palunya. Bahkan, sumber Batu Palu Sulteng, sebut Isran, 80 juta metrik ton pun masih sanggup didatangkan.

“Artinya, dukungan kebutuhan dari Provinsi Sulteng sangat diperlukan. Khususnya Batu Palu dalam pengembangan pembangunan infrastruktur IKN baru,” ujar Gubernur Isran Noor.

Gubernur Rusdy Mastura, juga sangat bersyukur bisa menjalin kerja sama ini. Gubernur Rusdy Mastura berharap mampu memberikan manfaat bagi masyarakat kedua pihak termasuk bisa membantu dibangunnya IKN di Kaltim.

“Sudah sejak bahari kerja sama ini. Tapi, tak diformalkan. Karena itu, sekarang ada pemerintahan kita lanjutkan dengan administrasi yang baik. Kami doakan IKN betul-betul terwujud di Kaltim. Rakyat Sulteng pun akan terdampak kemajuannya,” ujar Gubernur Rusdy Mastura.

Hadir mendampingi Gubernur Isran Noor, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov Kaltim, Jauhar Efendi, Kepala Bappeda Kaltim, HM Aswin, Kepala Dinas ESDM Kaltim, Christianus Benny, Kadis Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Siti Farisyah Yana, Karo Perekonomian, H Nazrin, Karo PPOD, Deni Sutrisno, dan Karo Adpim, Syafranuddin, serta Sekretaris Disbun Kaltim, Surono. (*)

DMCA.com Protection Status