Pemkot Samarinda Komitmen Jaga Ketersediaan Minyak Goreng di Pasaran

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi bersama Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli saat melakukan pemantauan minyak goreng di sejumlah distributor, Jumat 25 Feberuari 2022 (Foto: Dok)

KLIKSAMARINDAPemerintah Kota Samarinda terus mengawal ketersediaan minyak goreng di tengah penyesuaian harga yang dilakukan Kementerian Perdagangan.

Bersama Polresta Samarinda, Pemkot terus berupaya memantau ketersediaan dan harga minyak goreng di Kota Samarinda.

Hal ini terutama dilakukan menjelang bulan Ramadhan 1443 H serta adanya kondisi satu harga yang berpotensi menyebabkan kelangkaan minyak goreng di pasaran.

Pada Jumat 25 Maret 2022, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi bersama Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melakukan pemantauan sejumlah pemasok dan distributor minyak goreng di Kota Samarinda. Pemantauan juga dilakukan terhadap distributor minyak goreng di sekitar Komplek Pergudangan.

“Kami mendatangi enam titik, yakni di Lotte Grosir Samarinda di Jalan Kadrie Oening, Kecamatan Samarinda Ulu; 4 gudang distributor minyak goreng di Kompleks Pergudangan, Jalan Ir. Sutami, Kecamatan Sungai Kunjang; dan 1 gudang distributor minyak goreng di Jalan KH. Mas Mansyur, Kecamatan Sungai Kunjang,” ujar Wawali Rusmadi.

Menurut Wawali Rusmadi, kelangkaan minyak goreng adalah masalah nasional. Samarinda menjadi salah satu kota yang juga merasakan dampaknya.

“Dari hasil monitoring yang kami dapatkan di pasar modern maupun distributor, terjadi keterbatasan karena memang pasokan dari pabrik yang kurang,” ujar Wawalli Rusmadi.

Wawali Rusmadi juga mengingatkan agar pelaku usaha jangan mengambil keuntungan di balik kesulitan warga.

“Jangan ada yang coba-coba yang bermain karena kami memiliki data seluruhnya. Polresta Samarinda akan melakukan pengawasan terhadap pasokan minyak goreng,” ujar Wawali Rusmadi.

Wawali Rusmadi berharap pasokan dan harga minyak goreng di Kota Samarinda akan kembali lancar dan stabil seperti biasa.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan, para distributor telah memaparkan sejumlah proses pendistribusian minyak goreng di Kota Samarinda.

“Pada pemantauan di lapangan, kemungkinan terjadi keterlambatan dari pabrik atau distributor pusat,” ujar Kombes Pol Ary Fadli.

Kombes Pol Ary Fadli juga meminta agar masyarakat tetap tenang terkait ketersediaan minyak goreng di Kota Samarinda.

“Jadi sebenarnya tidak ada permasalahan atau isu bahwa minyak goreng langka atau kosong di Kota Samarinda. Hanya terjadi keterlambatan saja dari pusat,” ujar Kombes Pol Ary Fadli. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status