Clicky

Jadi IKN, Menteri KLHK Bangun Persemaian Modern di Kaltim

KLIKSAMARINDA – Rencana pemindahan ibu kota negara di Provinsi Kalimantan Timur semakin serius. Setelah kabar peletakan batu pertama atau ground breaking direncanakan terealisasi tahun ini, giliran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya yang berencana melakukan percepatan pembangunan persemaian modern di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara atau PPU.

Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur saat ditemui awak media –Senin 5 April 2021– mengatakan, “Kaltim menjadi salah satu dari enam lokasi persemaian modern di Indonesia. Diantaranya di Jawa Barat, Sumatera Utara, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Mandalika Nusa Tenggara Barat, serta Likupang Sulawesi Utara,” katanya.

Faisal menuturkan, lokasi pembangunan persemaian modern ini dipusatkan di ibu kota negara (IKN). Yakni di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Luasnya, sekira 120 Ha dan ada 3 jenis tanaman yang akan disemai.

Faisal menjelaskan, persemaian merupakan tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih. Atau, bagian tanaman lain menjadi bibit siap ditanam ke lapangan. Tentu dalam jumlah yang memadai, dengan ukuran yang relatif seragam, kualitas yang memadai, dan dalam waktu yang tepat.

“Persemaian modern di ibu kota negara guna memproduksi bibit tanaman yang berasal dari bahan generatif (benih, Red.). Bibit tanaman juga diproduksi, berasal dari bahan vegetatif dengan carastek, okulasi, serta sambungan. Sarana tempat penelitian bidang perbenihan dan pembibitan tanaman hutan juga disediakan,” tambahnya.

Selain itu, terang Faisal, hal lain yang disiapkan adalah sarana untuk pendidikan, latihan, dan penelitian teknik memproduksi bibit tanaman yang berkualitas. Sebagai sumber benih aneka jenis tanaman konservasi lainnya dan sebagai sarana wisata pendidikan lingkungan bagi mahasiswa dan pelajar.

“Jenis tanaman yang diproduksi di persemaian modern IKN sebanyak 15.000.000 batang per tahun yang meliputi jenis tanaman kehutanan seperti meranti, ulin, nyatoh, mahoni, dan bengkirai,” lanjut pria yang mengawali karier di Pemerintah Kota Samarinda.

Kata Faisal, jenis Multi Purpose Tree Spesies (MPTS) juga akan disemai di sana. Seperti durian, cempedak, mangga, tanjung, ketapang, dan kencana. “Bibit ini akan digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan yang di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara, serta untuk penghijauan lingkungan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat,” tukas Faisal. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status