Clicky

Selasa, 19 Januari 2021

Hari Nusantara Perkuat Persatuan Bangsa Indonesia

KLIKSAMARINDA – Meskipun event Peringatan Hari Nusantara Tingkat Nasional batal dilaksanakan di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), namun moment tersebut tetap diperingati secara Hybrid (online dan offline). Peringatan Hari Nusantara dipusatkan di Jakarta, Minggu 13 Desember 2020 dengan tema “Penguatan Budaya Bahari Demi Peningkatan Ekonomi Era Digital”.

Hari Nusantara ke-63 2020 digelar secara virtual mengingat kondisi pandemi covid-19 yang belum memungkinkan menggelar acara skala nasional dengan banyak kerumunan. Hadir mewakili Presiden RI Joko Widodo, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan.

“Pada peringatan Hari Nusantara ini, kita meneguhkan tekad. Bahwa Republik Indonesia adalah negara kesatuan yang tidak terpisahkan,” ujar Menko Mahfud.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Panjaitan mengajak kaum melenial untuk cinta tanah air.

“Mari kita jadikan Hari Nusantara sebagai momentum untuk mempertebal semangat kebangsaan, kebersamaan, persatuan dan kita jangan lari dari itu semua. Kita harus patuh, tunduk kepada cita-cita NKRI,” ujar Menko Luhut.

Selaku Ketua Pelaksana Hari Nusantara 2020, Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate mengatakan pemanfaatan Internet dari hulu ke hilir khususnya kegiatan ekonomi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi maritim akan mempercepat perwujudan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Dalam rangka mendukung ekosistem ekonomi digital dan ekonomi maritim Kementerian Kominfo juga menginisiasi berbagai program pendampingan, pelatihan, seperti UMKM Go Online, gerakan start up digital, digital enterpreneurship academy serta petani dan nelayan go online,” ujar Menteri Johnny.

Mewakili masyarakat Kaltim, Gubernur Isran Noor menyampaikan jika pihaknya tidak kecewa atas pembatalan pelaksanaan peringatan Hari Nusantara di PPU. Yang terpenting, menurut Gubernur Isran Noor, adalah makna dari Hari Nusantara, yaitu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita siap dan tidak kecewa Hari Nusantara 2020 tidak jadi dilaksanakan di PPU. Meski dilaksanakan virtual, yang terpenting adalah tidak mengurangi makna dari Hari Nusantara,” ujar Gubernur Isran Noor.

Sementara itu, jajaran pejabat teras Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menghadiri secara virtual peringatan Hari Nusantara secara online bersama jajaran, bertempat diruang Heart Of Borneo (HOB) Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. Tampak Kepala Dinas Kadis Kominfo Prov Kalimantan Timur, Muhammad Faisal berkesempatan mengikuti peringatan ini.

“Lautan bukan pemisah kita tapi pemersatu diantara kita, menyatukan pulau-pulau di Nusantara. Mari kita percepat proses transformasi digital hingga ke seluruh desa-desa. Selamat Hari Nusantara 2020,” ujar Muhammad Faisal. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Content is protected !!