Bonus Juara FASI Bontang, Agus Haris: Kalau Mau, Bisa Dianggarkan

Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris. Foto-Fn

KLIKSAMARINDA – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah berakhir Jumat, 22 Oktober 2021. Kota Bontang menjadi Juara dalam gelaran itu, untuk kedelapan kali berturut-turut.

FASI XI ini dipusatkan di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kota Bontang. Gubernur Kaltim, Isran Noor, menyerahkan trofi juara umum kepada Walikota Bontang, Basri Rase, sebagai Pembina Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia atau BKPRMI Kota Bontang.

Prestasi Bontang dalam ajang yang digelar Jumat 22 Oktober 2021 hingga Minggu 24 Oktober 2021 di Kota Bontang, layak diapresiasi. Menurut Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris, pemerintah perlu memberikan bonus kepada peserta yang menorehkan prestasi dalam ajang itu.

Alasannya, menurut Agus Haris, prestasi itu telah membawa nama Bontang ke kancah provinsi. Pencapaian di level itu tentu membanggakan karena diraih melalui kerja keras.

“Peserta yang menjadi juara layak memperoleh penghargaan. Prestasi ini, kan membawa nama Bontang di tingkat provinsi. Kerja keras itu perlu diapresiasi,” ujar Agus Haris, saat ditemui Selasa, 26 November 2021.

Agus Haris menilai, pemberian reward kepada peraih prestasi yang mengharumkan Kota Bontang, tetap perlu dilakukan di berbagai level dan ajang. Agus Haris mencontohkan, peserta FASI ini juga setingkat dengan peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Artinya, menurut Agus Haris, tidak perlu diskriminatif dalam memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi.

“Dorongan kepada pemerintah ini agar tidak membeda-membedakan pemberian penghargaan. Karena semua memiliki hak yang sama,” ujar Agus Haris.

Jika pemerintah kesulitan pengganggaran untuk bonus peraih prestasi dalam ajang FASI, Agus Haris menyatakan, banyak jalan keluar untuk merealisasikannya. Tentu saja, menurut Agus Haris, anggaran untuk bonus itu perlu perencanaan yang bisa dilakukan pemerintah selama memiliki kemauan.

“Bisa dilakukan pergeseran anggaran di dinas yang menaungi. Tidak perlu lagi menunggu persetujuan DPRD, cukup diinformasikan saja. Yang penting, ada kemauan pmerintah untuk memberikan penghargaan itu,” ujar Agus Haris.

Lebih jauh, Agus Haris menegaskan, prestasi anak-anak Bontang dalam ajang FASI itu jangan dilihat pada saat ini saja. Di masa depan, anak-anak ini akan menjadi penerus pendidikan berbasis akhlak di Kota Taman.

“Prestasi ini juga menunjukkan keberhasilan pendidikan agama di Kota Bontang. Anak-anak saleh dan salihah itu akan menjadi penuntun nantinya,” ujar Agus Haris. (Fn-Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status