Gubernur Kaltim Pastikan Kesiapan PSU Mahakam Ulu di Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia
KLIKSAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud melakukan peninjauan komprehensif terhadap kesiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Mahakam Ulu pada Kamis, 22 Mei 2025. Kunjungan kerja ini menjadi momen penting untuk memastikan seluruh persiapan PSU Pilkada berjalan lancar di wilayah strategis perbatasan Indonesia-Malaysia.
Gubernur Kaltim tiba di Long Bagun didampingi tokoh-tokoh penting, antara lain Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Bupati Mahakam Ulu Dr Bonifasius Belawan Geh, dan Perwakilan KPU Pusat Iffa Rosita.
Kedatangan rombongan disambut hangat di Kantor Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Kecamatan Long Bagun.
Penyambutan dipimpin langsung oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh bersama unsur Forkopimda dan pejabat daerah, termasuk Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Czi Eko Handoyo, Kapolres Mahakam Ulu AKBP Eko Alamsyah, Sekda Mahulu Stepanus Madang, serta sejumlah kepala dinas.
Rangkaian kunjungan kerja mencakup peninjauan langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kampung Ujoh Bilang dan pemberian tali asih kepada masyarakat setempat. Momen ini menunjukkan perhatian serius pemerintah provinsi terhadap partisipasi masyarakat di daerah terpencil.
Gubernur bersama rombongan juga meninjau lahan pembangunan Markas Komando (Mako) Polres dan Kodim yang akan menjadi pusat penguatan sistem keamanan wilayah perbatasan. Infrastruktur keamanan ini strategis untuk menjaga stabilitas kawasan perbatasan.
“PSU ini bukan suatu kegagalan tapi merupakan bagian penguatan proses demokrasi berkaitan dengan pilkada ulang yang ada di Kabupaten Mahakam Ulu,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud dalam keterangannya.
Gubernur menegaskan bahwa kegiatan peninjauan ini bertujuan melaksanakan kontrol untuk memastikan Kabupaten Mahulu benar-benar siap melaksanakan PSU pada 24 Mei 2025. Ia memberikan perhatian khusus pada distribusi logistik ke TPS-TPS di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Mahulu adalah wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis tersendiri, tapi saya lihat semangat petugas sangat tinggi. Kita semua harus pastikan tidak ada suara rakyat yang terhambat karena masalah teknis,” tambah gubernur.
Pesan khusus disampaikan kepada jajaran KPU Mahakam Ulu untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya. Hal ini menjadi krusial mengingat kondisi geografis yang menantang di wilayah perbatasan.
PSU Pilkada Mahulu digelar sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan pemungutan suara ulang di beberapa wilayah terkait temuan pelanggaran administratif dalam pilkada sebelumnya. Keputusan ini menunjukkan komitmen menjaga integritas proses demokrasi.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berkomitmen mendukung penuh kelancaran dan keberhasilan PSU sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di Benua Etam, khususnya di Mahulu sebagai daerah strategis di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. (Adv/Diskominfo Kaltim)



