Banjir Samarinda Meluas ke 5 Kecamatan, Tim Medis dan Dapur Umum Disiagakan

KLIKSAMARINDA – Banjir yang melanda Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) semakin meluas akibat tingginya curah hujan dan air pasang Sungai Mahakam.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur, pada Rabu 29 Januari 2025, banjir telah merendam lima kecamatan dan berdampak pada 5.900 jiwa.
Pemerintah Kota Samarinda bergerak cepat dengan menerjunkan tim kesehatan dan mendirikan dapur umum di lokasi-lokasi terdampak.
Tim kesehatan dari Puskesmas Remaja Samarinda melakukan patroli menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang sakit di Perumahan Griya Mukti Sejahtera.
Siti Zubaidah, Lurah Gunung Lingai, menjelaskan situasi di wilayahnya.
“1.250 rumah yang terendam tidak bisa memasak sama sekali. Sejak pagi kami sudah memasak untuk warga tersebut di satu posko,” ujarnya.
Dapur umum dioperasikan oleh warga perumahan sendiri, meski masih membutuhkan bantuan bahan-bahan untuk kelengkapan dapur.
Abdullah, Plt Camat Sungai Pinang, melaporkan bahwa intensitas hujan yang tinggi sepanjang Selasa malam hingga Rabu pagi menyebabkan peningkatan debit air di wilayahnya.
“Ada dua kelurahan yang terdampak, Kelurahan Gunung Lingai di Perumahan Griya Mukti dan daerah Temindung dekat Ahmad Yani yang berbatasan dengan sungai. Yang paling parah memang di sini, tapi Alhamdulillah ada bantuan dari BPBD, Satpol PP, dan kepolisian,” jelasnya.
Pemerintah kota telah menempatkan perahu dan petugas di berbagai lokasi untuk membantu mobilitas warga.
Posko kesehatan juga didirikan di pos pengamanan perumahan, memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang membutuhkan.
Dengan meluasnya area terdampak banjir, Pemkot Samarinda terus memantau perkembangan situasi dan menambah bantuan sesuai kebutuhan.
Koordinasi antar instansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif dan bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada warga yang membutuhkan. (Suriyatman)


