News

Rumah Warga di Kukar Runtuh Diduga Terdampak Tambang Batubara, Curhat di Facebook Karena Laporan Tak Ditanggapi Aparat

KLIKSAMARINDA – Warga RT 1 Amburawang Darat, Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim, merasa resah akibat aktivitas pertambangan batubara yang ada di lingkungan desa mereka.

Aktivitas pertambangan batubara tersebut diuga telah mengakibatkan rumah-rumah warga dan jalan desa menjadi rusak. Bahkan, satu rumah warga mengalami runtuh pada Selasa 29 Mei 2024, usai tanah penopangnya longsor.

Haruna, warga Amburawang Darat dan pemilik rumah yang runtuh, mengatakan bahwa dirinya dan warga sudah berulang kali mengingatkan perusahaan agar tidak beroperasi di sekitar perumahan warga. Namun pihak pengelola tambang tidak menghiraukan.

Dampaknya, Haruna sekeluarga harus mengungsi karena rumah mereka tak bisa ditempati lagi.

“Rumah saya sudah dari bulan November 2023 retak-retak, dan saya sudah menyampaikan ke perusahaan, namun tidak ditanggapi hingga akhirnya rumah yang kami tempati selama ini tidak bisa kami tempati lagi. Kami kini harus mengungsi,” kata Haruna yang dihubungi melalui telepon seluler, Selasa 28 Mei 2024.

Beberapa upaya sudah dilakukan, Haruna menambahkan. Mereka melaporkan kejadian ini ke Camat, Kepala Desa, dan Polisi.

Pihak-pihak yang telah menerima laporan warga tidak memberikan tanggapan. Akhirnya, ia memutuskan menyampaikan hal ini melalui media sosial Facebook miliknya.

“Saya tidak tahu siapa yang bisa membantu kami, warga yang terancam akibat tambang. Jadi, melalui Facebook ini, kami berharap ada yang peduli terhadap nasib kami,” kata Haruna.

Haruna mengatakan bahwa selain rumah warga yang rusak berat akibat aktivitas tambang, jalan desa di tempat itu juga rusak parah.
Warga pun harus bertaruh nyawa jika melintas bersama dengan kendaraan berat milik perusahaan tambang.

“Jangankan debu yang tebal, jalan desa sudah rusak parah dengan lubang-lubang di jalan yang membahayakan warga yang melintas, apalagi saat hujan,” jelas Haruna.

Oleh karena itu, ia berharap ada tindakan dari pihak terkait akibat kejadian ini, jangan sampai ada korban jiwa baru diperbaiki. (Suriyatman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status