News Parlementaria

Legislator PDI Perjuangan Tolak Pemindahan TPU Muslimin Abul Hasan Samarinda

KLIKSAMARINDA РPemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana melakukan pemindahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslimin yang terletak di Jalan Abul Hasan, Samarinda. Alasannya, TPU Muslimin di Jalan Abol Hasan sudah tidak memunghkinkan lagi untuk menampung.

Pemkot berencana akan memindahkan TPU Muslimin ke area yang akan disiapkan di daerah Sempaja, Samarinda Utara. Rencana tersebut terpapar pada rapat koordinasi tanah pemakaman di Kota Samarinda, Rabu 23 Januari 2020 dipimpin oleh Asisten I Tejo Sutanoto di ruangan tamu prioritas, di lantai 1 Balai Kota Samarinda.

Menurut Tejo, Pemkot akan membentuk lembaga pengelola pemakaman dengan dana bantuan sebesar Rp4,5 miliar untuk membenahi lahan pemakaman.

Namun, rencana tersebut mendapatkan penolakan dari anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ahmad Vanandza. Politisi PDI Perjuangan ini menolak dengan keras rencana pemindahan TPU Muslimin dengan alasan demikian.

“Saya dan keluarga besar yang lahir di Samarinda di Jalan Kalimantan, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, menolak keras rencana pemindahan kuburan Muslimin di Jalan Abul Hasan Samarinda. Orang tua saya, nenek, om, julak, datu, dan hampir seluruh keluarga besar kami, dimakamkan di sana,” ungkap Ahmad Vanandza.

Ahmad Vanandza menerangkan, secara tidak langsung, TPU Muslimin Abul Hasan telah menjadi situs pariwisata religius kota yang telah berlaku lama. Menurutnya, jika Pemkot “keukeuh” dengan niat memindahkan TPU Muslimin Abul Hasan, pihaknya akan bersiap untuk melakukan aksi demonstrasi.

“Secara tidak langsung, makam ini sudah jadi tempat wisata religius. Kalau Pemkot memaksa, ayo kita demo,” tandas Ahmad Vanandza. (*)