Harapan Kepala BKD Kaltim Untuk Sekdaprov Definitif | KLIK SAMARINDA
Provinsi Kaltim

Harapan Kepala BKD Kaltim Untuk Sekdaprov Definitif

Kepala BKD Kaltim, Diddy Rusdiansyah (tengah) - Foto: Nick

KLIKSAMARINDA – Setelah definitif menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sa’bani memiliki peran sentral dalam tata kelola organisasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal tersebut memunculkan harapan besar dalam masa tugas Sa’bani sebagai pimpinan tinggi madya dan tertinggi ASN di daerah.

Harapan tersebut muncul dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Diddy Rusdiansyah. Dalam wawancara singkat kepada KlikSamarinda, Diddy Rusdiansyah menyampaikan, dalam kekosongan jabatan Sekdaprov definitif selama hampir 2 tahun menyebabkan adanya keterbatasan pengambilan keputusan sera kebijakan.

Karena itu, Diddy Rusdianysah berharap Sekdaprov dapat mengambil percepatan langkah strategis sesuai kewenangan yang telah diberikan.

“Posisi Sekda, kan sebagai pimpinan ASN tertinggi di daerah. Dengan definitifnya Pak Sa’bani sebagai Sekdaprov Kaltim, otomatis langkah percepatan dapat dilakukan sesuai kewenangan yang telah diamanatkan kepada Beliau,” ujar Diddy Rusdiansyah, Selasa 29 September 2020.

Sebelumnya, Sa’bani ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Selasa, 29 September 2020 setelah Presiden Jokowi menerbitkan Kepres Nomor 158/TPA Tahun 2020 tanggal 23 September 2020. Sa’bani juga sebelumnya menjabat sebagai Pj Sekda Prov Kaltim, Jumat 15 Mei 2020 berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 821.2/III.2-3195/TUUA/BKD/2020 tertanggal 15 Mei 2020.

Penunjukan Sa’bani sebagai Pj. Sekdaprov Kaltim setelah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian bernomor 123.64/3148/SJ tentang Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Tiga bulan kemudian, status Pj Sekda kembali diberikan kepada Sa’bani hingga terbit Kepres mengangkatnya menduduki jabatan Esselon 1 B.

Dengan rekam jejak seperti itu, menurut Diddy Rusdiansyah, tidak memerlukan penyesuaian sistem kerja bersama seniornya tersebut. Apalagi, Sa’bani merupakan pejabat karir di lingkup Pemprov Kaltim yang telah lama berkecimpung dalam tugas-tugas di Pemprov Kaltim.

“Kita sudah dapat memahami sistem kerja Beliau. Karena selain pernah menjabat sebagai Pj. Sekdaprov, beliau juga merupakan pejabat karir sejak Gol 3a di Pemprov Kaltim. Masa transisi telah berlangsung selama beliau menjadi Pj. Sekdaprov kurang lebih 4 bulan. Beliau juga pernah menjadi Plt. Artinya Beliau memiliki rekam jejak panjang di Pemprov Kaltim,” ujar Diddu Rusdiansyah.

Point of View:  Diskominfo Kaltim Gandeng 12 Media Online Untuk Publikasi Berita Pemerintah

Dalam masa jabatan Sekdaprov Kaltim definitif dari HM. Sa’bani selama kurang lebih 17 bulan, menurut Diddy Rusdiansyah ada sejumlah tugas penting yang diemban Sekdaprov Kaltim.

Pertama adalah kaderisasi pegawai di lingkup Pemprov Kaltim. Beberapa formasi di lingkup Pemprov Kaltim mengalami kekosongan pejabat sehingga memerlukan regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, tugas penting lainnya adalah bersama-sama untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kaltim. Khususnya dalam menciptakan ritme kerja bagi para ASN di masa new normal saat ini yang membutuhkan perhatian khusus

Peran ketiga Sekdaprov Definitif adalah memimpin transisi Kaltim sebagai wilayah Ibu Kota Negara (IKN). Peran ini cukup penting terutama untuk mendorong percepatan pembangunan dan penyiapan daerah-daerah penyangga IKN.

“Saya kira ada beberapa tugas yang perlu menjadi perhatian Pak Sa’bani setelah menjabat Sekdaprov definitif. Pertama melakukan kaderisasi dan menyiapkan regenerasi kepemimpinan karena beberapa formasi lowong. Saat ini ada 12 formasi lowong, menyusul 7 pegawai di eselon 2 JPT Pratama. Tugas lainnya adalah turut berperan dalam menekan angka penyebaran kasus Covid-19, khususnya dalam menyesuaikan ritme kerja ASN di tengah pandemi Covid-19 ini. Terakhir, dan ini jangan dilupakan, memimpin transisi Kaltim menjadi IKN dengan mendorong pembangunan daerah penyangga agar siap menyambut IKN,” ujar Diddy Rusdiansyah. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status