Clicky

Ayah Ibu Meninggal Terpapar Covid, 4 Anak di Kukar Yatim Piatu

Kerabat almarhum Deasy Setiawati usai menghadiri pemakaman Deasy Setiawati (40) di Pemakaman Muslimin Kelambu Kuning, Tenggarong, Minggu 25 Juli 2021.

KLIKSAMARINDA – Empat orang anak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi yatim piatu. Kedua orang tua mereka, Alihusni (45) dan Deasy Setiawati (40) meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Keempat anak bersaudara itu adalah Arya (17), Arga (13), Abai (10), dan Arini (6). Keempatnya merupakan warga Gunung Belah, Tenggarong, Kukar.

Pada Minggu siang, anak ketiga, Arga menghadiri pemakaman ibunya, Deasy Setiawati (40) di Pemakaman Muslimin Kelambu Kuning, Tenggarong, Minggu siang, 25 Juli 2021. Sebelumnya, pada dua hari lalu, Jumat 23 Juli 2021, Arga juga menghadiri pemakaman ayahnya Alihusni (45).

Tiga saudaranya yang lain, Arya (17), Abai (10), dan Arini (6) tak bisa menghadiri pemakaman kedua orang tua mereka karena menjalani isolasi mandiri. Arya dan Abai menjalani isolasi mandiri di Rumah sakit Karantina di Wisma Atlit Tenggarong Seberang. Sementara Arini saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah kerabatnya.

Kakak kandung almarhum Alihusni, Amran, mengaku tidak menyangka kepergiaan adiknya begitu cepat, Menurut Amran, Alihusni dikenal adik yang sangat baik.

“Ia selalu datang ke rumah saya di Jembatan. Namun, terakhir kemarin, dia nelpon agar saya tidak ke rumahnya dulu karena Covid 19,” ujar Amran.

Amran mengaku kaget ketika Sabtu, 24 Juli kemarin, menerima telepon bahwa Alihusni sudah meninggal dunia. Kabar mengejutkan lainnya datang pada hari ini, Minggu 25 Juli, ketika istri Alihusni, Deasy Setiawati, dikabarkan meninggal dunia.

“Kami sungguh tidak menyangka kejadian ini. Kasihan anak-anaknya yang masih kecil-kecil,” ujar Amran.

Komandan Kodim 0906 Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling mengatakan, kedua orang tua keempat anak tersebut, yaitu Alihusni dan Deasy Setiawati, sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama beberapa hari.

Namun, kondisi mereka memburuk. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit karantina di Wisma Atlet Tenggarong Seberang.

“Pertama suaminya dibawa ke rumah sakit pada tanggal 13 Juli. Dua hari kemudian, giliran istrinya yang dijemput. Setelah dirawat beberapa hari, keduanya akhirnya meninggal dunia,” ujar Letkol Inf Charles Alling, usai menghadiri pemakaman Deasy Setiawati (40) di Pemakaman Muslimin Kelambu Kuning, Tenggarong, Minggu 25 Juli 2021.

Letkol Inf Charles Alling menambahkan, keempat anak dari pasangan Alihusni dan Deasy Setiawati saat ini berada dalam pengawasan adik dari ibu mereka. Pihaknya tetap terus memantau perkembangan mereka.

“Saat ini, dua anak mereka masih menjalani karantina di rumah sakit dan kemungkinan Senin 26 Juli 2021 bisa keluar jika kondisi kedua anak itu sehat,” ujar Letkol Inf Charles Alling.

Menurut Letkol Inf Charles Alling, Alihusni merupakan Pegawai Negeri Sipil di BPKAD Pemkab Kutai Kartanegara. Sang istri menjalankan bisnis keluarga berupa usaha jasa pembayaran. (Jie)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com