Clicky

Wagub Kaltim Nilai Kesehatan Jiwa Penting Diperhatikan

KLIKSAMARINDA – Dalam peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) tahun 2021 secara luring dan daring Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Samarinda, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, menyatakan, penyakit jiwa perlu ditangani dengan berbagai karakter yang harus dimiliki setiap masyarakat untuk melawan penyakit tersebut.

“Karakter tersebut yakni sikap sabar, syukur, kebersihan hati, hati dan pikiran positif, perbanyak hobi serta saling mendoakan,” ujar Wagub Hadi Mulyadi saat memberikan arahan pada Focus Groub Discussions (FGD) Pengembangan Pelayanan RSJD Atma Husada Mahakam Pasca Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Samarinda, Rabu 13 Oktober 2021.

Karena itu, menurut Wagub Hadi Mulyadi, masalah kesehatan jiwa menjadi salah satu hal paling penting untuk segera diatasi.

Focus Group Discussion (FGD) ini berkaitan dengan Pengembangan Pelayanan RSJD Atma Husada Mahakam Pasca Pandemi Covid-19.

Wagub Hadi Mulyadi mengucapkan selamat memperingati HKJS tahun 2021, dan mengapresiasi RSJD Atma Husada Mahakam yang telah menyelenggarakan kegiatan, serta bagaimana bisa menyadari ada penyakit yang harus diobati seperti penyakit jiwa.

“Beberapa karakter yang harus dimiliki sebagai bagian melawan dan menyembuhkan penyakit jiwa, yaitu petugas harus bersikap sabar, bersyukur, hati dan pikiran harus positif,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Wagub Hadi Mulyadi menambahkan, jangan lupa berdoa terlebih para tenaga medis maupun dokter menangani pasien penyakit jiwa. Bukan semata melayani pasien saat dalam perawatan, tetapi mendoakannya.

“Tentu cara dan perilaku itu memberikan kesan yang sangat luar biasa. Dan bagi pasien, sikap itu bisa menjadi obat mujarab dalam kesembuhannya,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Direktur RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda dr. Jaya Mualimin menyampaikan, memperingati HKJS tahun ini, pihaknya menggelar berbagai kegiatan yang bersifat fisik, intelektual dan seni, dipusatkan di RSJD Atma Husada Mahakam.

“Tema HKJS tahun ini yakni Mental Health in an Unequal World atau Kesetaraan dalam Kesehatan Jiwa untuk Semua,” ujar Jaya Mualimin.

Jaya Mualimin mengatakan, kesehatan jiwa sangat penting pada masa-masa pandemi ini. Pasalnya, semua pihak mengalami dampak sosial, ekonomi, termasuk psikologi.

“Melalui FGD tentu ingin mendapatkan masukan dan saran maupun rekomendasi, narasumber dan masyarakat, sehingga ke depan pengembangan RSJD Atma Husada Mahakam, di masa pandemi Covid-19 ini, menjadi fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jaya Mualimin. (*)

DMCA.com Protection Status