Clicky

Puskesmas di Tanjung Aru Paser Terkendala Pasokan Listrik

KLIKSAMARINDA – Pemerataan ketersediaan pasokan listrik 24 jam di Kalimantan Timur belum terwujud. Bukti faktual atas kondisi tersebut ada di wilayah Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser.

Adalah UPTD Puskesmas Tanjung Aru, hanya mampu beroperasi dan melayani masyarakat ketika listrik hanya on dalam waktu 15 jam. Kepala Puskesmas Tanjung Aru, dr. Fitrah Hidayat Guntur mengakui kendala puskesmas yang dipimpinnya adalah terbatasnya ketersediaan listrik.

Padahal puskesmas Tanjung Aru ini membuka pelayanan 24 jam bagi masyarakat. Menurut dr. Fitrah Hidayat Guntur, Puskesmas Tanjung Aru juga membutuhkan ambulan karena ambulan yang ada sudah lama dan tidak berfungsi dengan baik

“Di sini listrik menyala hanya 15 jam. Dari pukul 16.30 WITA sampai 09.00 WITA pagi. Kalau siang, menggunakan tenaga listrik dari genset. Kami kesulitan jika ada pasien yang harus dioperasi pada siang hari,“ ujar dr. Fitrah Hidayat Guntur ketika menerima kunjungan Bupati Paser Fahmi Fadli dan Wabup Masitah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Amir Faisol, Selasa 26 Juli 2021.

Menurut dr. Fitrah Hidayat Guntur, ada risiko jika operasi di puskesmas mengandalkan pasokan listrik dari genset. Antara lain, bisa merusak alat-alat operasi karena listrik yang dihasilkan tidak stabil.

Sebagai seorang dokter dan pernah bergelut pada tindakan kesehatan, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli menyempatkan menyatakan akan mengupayakan adanya pembangkit tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik terutama di luar jam operasional listrik PLN menyala.

“Solusinya kalau memang siang belum ada listrik dari PLN, maka akan kita upayakan melalui tenaga surya. Anggaran tahun depan akan kita masukkan dan begitupun untuk ambulan air,” ujar Bupati Fahmi Fadli. (*)

DMCA.com Protection Status