Clicky

Minggu, 17 Januari 2021

Kukar Terima Jatah Vaksin Covid-19

KLIKSAMARINDA – Selain Samarinda, wilayah di Kalimantan Timur yang mendapatkan jatah vaksinasi Covid-19 adalah Kabupaten Kutai Kartanegara. Distribusi vial vaksin Covid-19 produksi Sinovac ke dua daerah tersebut berlangsung Selasa, 12 Januari 221.

Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr. Martina Yulianti dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra menerima 7.040 vial Vaksin Sinovac di Dinas Keshatan Kabupaten Kukar. Vaksin Sinovac atau Vaksin Covid-19 tersebut didistribusi dari Dinkes Provinsi Kaltim menuju kabupaten Kukar dengan pengawalan yang ketat oleh TNI/Polri.

Melalui rilis, dr. Martina Yulianti mengatakan, sebanyak 3.503 atau 82 persen dari tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Kukar menjadi prioritas mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pada tahap pelaksanaan pertama.

Point of View:  Update Covid-19 Kaltim, Angka Konfirmasi Positif Makin Tinggi

“Mengapa demikian? karena mereka merupakan orang atau profesi yang sangat berisiko untuk tertular oleh Covid-19. Sehingga tenaga kesehatan ini diutamakan karena mereka merupakan aset berharga di masa pandemi,” ujar dr. Martina Yulianti.

Menurut dr. Martina Yulianti, selain memprioritaskan penggunaannya untuk tenaga kesehatan di Kukar, vaksinasi tahap pertama ini juga diperuntukkan 10 tokoh yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah kabupaten kukar diantaranya pejabat pemerintah, tokoh agama dan juga influencer.

Point of View:  Alwi Ditemukan Meninggal Dunia di Anggana Kukar

“Penyuntikan vaksin akan dilaksanakan pada tanggal 14 januari 2021 pukul 09.00 WITA di RSUD AM Parikesit,” ujar dr. Martina Yulianti.

Sementara itu Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Taufik menambahkan agar semua proses vaksinasi berjalan dengan baik, tentunya harus terus siap dan jangan takut terhadap vaksin tersebut.

“Tidak semua orang dari kelompok tersebut dapat disuntik vaksin Covid-19. Pasalnya, salah satu syarat penerima vaksin Corona adalah tubuh harus dalam kondisi sehat, calon penerima vaksin Covid-19 akan dicek terlebih dahulu kondisi kesehatannya,” ujar Akhmad Taufik. Akhmad Taufik mengajak kepada semua petugas kesehatan maupun kepada masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini.

Point of View:  Pasien Positif Covid-19 di Samarinda Bertambah, Punya Riwayat Perjalanan Melalui Bandara APT Pranoto

“Apakah layak untuk menerima vaksin atau tidak.tentu dalam Vaksinasi Covid 19 tidak diberikan pada sasaran yang memiliki usia dibawah 18 tahun dan diatas 60 tahun, riwayat konfirmasi Covid-19, wanita hamil atau menyusui, mengalami gejala ISPA, batuk pilek sesak nafas dalam 7 hari terakhir,” ujar Akhmad Taufik. (*).