Longsoran dan Sesak Nafas Ancam Petugas Damkar Samarinda di TPA Bukit Pinang

KLIKSAMARINDA – Upaya penanganan kebakaran sampah oleh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda dan jajaran OPD terkait terus berlangsung di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bukit Pinang.

Hingga Rabu 16 Februari 2022, sejumlah petugas Damkar Samarinda masih berjibaku dalam menghilangkan asap yang mengepul dari kebakaran sampah di TPA tersebut.

Beberapa petugas berupaya mengurangi kepulan asap dengan menyemprotkan cairan ke arah sumber asap.

Sementara di beberapa titik lainnya, sejumlah alat berat juga beroperasi menggali dan membalik gundukan sampah.

Upaya Disdamkar Samarinda dalam penanganan sumber asap di area TPA Bukit Pinang Samarinda itu ternyata menyimpan beberapa risiko.

Dalam sebuah tayangan video yang diunggah akun resmi media sosial Disdamkar Samarinda, Rabu 16 Februari 2022, risiko itu muncul mendadak.

Risiko tersebut adalah longsoran sampah. Dalam video singkat itu, tampak terjadi pergerakan gundukan sampah dari ketinggian.

Meski perlahan, namun longsoran sampah itu nyaris menimpa beberapa petugas yang tengah menyemprotkan cairan ke permukaan sampah.

Sementara di bagian bawah gundukan sampah itu, satu unit alat berat tengah beroperasi menggeser sampah.

KLIK DI SINI UNTUK MELIHAT VIDEO LONGSORAN SAMPAH TPA BUKIT PINANG SAMARINDA

Dalam keterangan Disdamkar Samarinda, diketahui peristiwa itu terjadi Rabu petang, sekitar pukul 16.00 WITA.

“Para petugas Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Samarinda berusaha menyelamatkan diri dikarenakan terjadi longsor di tumpukan sampah pada saat melakukan penyemprotan,” demikian keterangan tertulis Disdamkar Samarinda.

Selain risiko longsor, para petugas yang berupaya melenyapkan kepulan asap itu juga berisiko terpapar asap. Beberapa di antaranya bahkan harus mengalami perawatan medis usai bertugas.

Beberapa petugas Damkar itu terpaksa harus mendapatkan asupan oksigen dibantu tenaga medis usai bertugas. Pertolongan itu dilakukan karena beberapa petugas Damkar Samarinda mengalami penurunan kesadaran saat bertugas di tengah gunungan sampah dengan dikepung asap.

“Seluruh petugas Damkar kota Samarinda mengalami sesak nafas dan beberapa pasukan sempat mengalami penurunan kesadaran dikarenakan kekurangan oksigen di TKP,” demikian keterangan tertulis Damkar Samarinda, Rabu petang.

Para petugas tersebut terkurung di kepulan asap. Para petugas ini telah 1 minggu melakukan pemadaman di TPA Suryanata dari pagi hingga sore dan berlanjut hingga malam hari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status