Kawasan Kumuh Samarinda Berkurang, Pemkot Dukung Program Kotaku

KLIKSAMARINDA – Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) terus berlanjut. Terbaru, Wali Kota Samarinda, Andi Harun meresmikan Program KOTAKU di Jalan Otto Iskandardinata Gang Budiman, Kelurahan Sidodamai, Samarinda Ilir, Kamis 10 Februari 2022.

Wali Kota Andi Harun berharap agar Program KOTAKU turut berkontribusi dalam mengurangi kawasan kumuh di Samarinda. Menurut Wali Kota Andi Harun, telah terjadi penurunan luasan kawasan kumuh di Samarinda hingga 2021.

Jumlah kawasan kumuh tersebut tercatat dalam SK Wali Kota Samarinda Nomor 663.2/404/HK-KS/XI/2020. Pada tahun 2020, terdapat 70,51 hektare dengan 9 kawasan dari 18 kelurahan permukiman kumuh di Kota Samarinda.

Di tahun 2021, kawasan pemukiman kumuh di Kota Samarinda berkurang menjadi 53,02 hektare.

“Mudah-mudahan di tahun yang akan datang bisa lebih banyak lagi. Kami juga telah menyinkronkan program yang hampir sama dengan program KOTAKU yakni yang tidak lain adalah Pro-Bebaya (Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Red). Dengan begitu, program ini bisa dapat berjalan bersama-sama, sehingga nanti dampaknya bisa cepat dirasakan oleh masyarkat,” ujar Wali Kota Andi Harun.

Program KOTAKU sendiri bertujuan untuk peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan. Program ini mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Wali Kota Samarinda mendukung program KOTAKU agar hasil kegiatan pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari program KOTAKU dapat mengurangi luasan kawasan yang dikategorikan sebagai pemukiman kumuh secara perlahan, terukur, dan pasti.

“Sehingga mampu mendukung terwujudnya kota dengan lingkungan yang aman, nyaman, harmoni, dan lestari,” ujar Wali Kota Andi Harun.

Program KOTAKU ini merupakan dukungan dari hibah Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.
KOTAKU-DFAT merupakan salah satu bentuk kolaborasi dalam upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh di Samarinda pada program KOTAKU. Ada 3 Kelurahan yang mendapat bantuan Program tersebut, yaitu Kelurahan Karang Anyar, Kelurahan Karang Asam Ilir, dan Kelurahan Sidodamai.

Khusus Program KOTAKU di Kelurahan Sidodamai yang diresmikan Wali Kota Andi Harun memiliki sejumlah kegiatan. Antara lain pembangunan infrastruktur, drainase, biofil, dan gerobak sampah di lingkungan RT 23, 25, dan 29 Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir

Wali Kota Andi Harun berharap agar proyek Program KOTAKU yang diresmikan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status