Jasno Harap Normalisasi Bantaran SKM Samarinda Berlanjut | KLIK SAMARINDA
Parlementaria

Jasno Harap Normalisasi Bantaran SKM Samarinda Berlanjut

KLIKSAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, memberikan dukungan terhadap program normalisasi Sungai Karang Mumus yang digulirkan Pemerintah Kota Samarinda. Program tersebut, menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, telah menunjukkan progras yang positif.

Menurut Jasno, dengan adanya program tersebut, sejumlah kawasan yang dulunya kumuh, saat ini tampak mengalami perubahan. Kawasan seperti di sekitar Pasar Segiri, Gang Nibung, tampak bersih dan tertata dengan rapi.

“Program Pemkot itu harus dilanjutkan karena sudah bagus. Di kawasan Gang Nibung sudah terlihat bersih dan ke arah Pasar Segiri harus cepat dibersihkan. Juga pembongkaran rumah di tepi Sungai Karang Mumus yang berdekatan dengan perumahan Prevab Segiri, sudah terlihat bersih dengan turab sungai yang begitu kokoh, menambah pemandangan kota Tepian semakin cantik,” ujar Jasno, Jumat 6 November 2020.

Jasno menambahkan, dengan adanya penertiban rumah di sekitar bantaran Sungai Karang Mumus akan diiringi dengan pengerukan alur sungai. Sehingga program akan memiliki dampak positif bagi warga. Kota Samarinda akan mengurangi beban banjir yang sering melanda kawasan tersebut.

Jasno menyampaikan, meski progres pelaksanaan proyek normalisasi Sungai Karang Mumus agak lambat, namun proyek tersebut tetap harus dilanjutkan. Menurut Jasno, beberapa bulan lalu Pemkot Samarinda telah mengambil langkah konkret dengan melakukan penertiban pemukiman di sekitar bantaran Sungai Karang Mumus segmen pasar Segiri.

Point of View:  Reses Joha Fajal Terima Aspirasi Warga Samarinda Seberang

“Sebelumnya mendapat tantangan dari sebagian warga. Namun ketegasan Pemkot membuahkan hasil. Bangunan kumuh sudah banyak berkurang dan kawasan itu menjadi terang benderang,” ujar Jasno.

Saat ini, Pemkot Samarinda akan melebarkan program normalisasi di beberapa RT. Pemkot telah memberikan dana kerahiman sesuai yang telah ditentukan. Secara khusus, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang juga meninjau proyek fisik di bantaran Sungai Karang Mumus Segmen Perniagaan, Rabu 4 November 2020.

Sementara dalam rapat 5 Nopember di Balaikota, dana yang harus digelontorkan Pemkot dalam menangani dampak sosial untuk 308 bidang bangunan di 2 RT, sebesar 4,08 milyar rupiah. Estimasi hitungan berdasarkan acuan pada Perpres nomor 62 tahun 2018 meliputi pembiayaan pembersihan, mobilisasi, sewa rumah hingga tunjangan kehilangan pendapatan. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status