Banjir Hambat Transportasi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur | KLIKSAMARINDA
News

Banjir Hambat Transportasi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur

Banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, 14 Januari 2020

KLIKSAMARINDA – Sejumlah wilayah di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) terendam banjir, Selasa siang, 14 Januari 2020. Seperti wilayah di kawasan Kelurahan Sidoadi, Sempaja Selatan, Sempaja Timur, Kelurahan Bandara, Kelurahan Pelita, hingga wilayah Kecamatan Sungai Pinang.

Ketinggian air di beberapa titik mencapai 50-80 centimeter. Sejumlah warga tejebak kemacetan akibat banjir yang melanda jalan raya.

Banjir ini membuat aktivitas warga pengguna jalan raya terganggu. Warga pengguna kendaraan umum berjalan kaki untuk pulang ke rumah. Sejumlah pengendara roda dua terpaksa mendorong kendaraanya karena tidak bisa melintasi banjir.

Jemputan para pelajar pun ikut terganggu sehingga pelajar memilih menunggu jemputan atau pulang dengan berjalan kaki hingga jalan tak terendam lagi.

Banjir juga mengganggu aktivitas calon penumpang pesawat yang menuju Bandara APT Pranoto Samarinda. Jalan DI Panjaitan yang merupakan akses satu-satunya menuju Bandara APT Pranoto Samarinda membuat kendaraan roda empat biasa tak dapat melintas.

Andi, warga Palaran Samarinda harus menempuh perjalanan dari rumahnya ke Bandara dengan waktu tempuh 4 jam. Padahal, dalam waktu normal, Andi menempuh perjalanan itu dalam 30 menit.

Andi kecewa karena jalur lain menuju Bandara juga terendam banjir, seperti jalur Lempake. Ia pun meminta Pemerintah Kota Samarinda untuk mengantisipasi hambatan transportasi akibat banjir menuju Bandara APT Pranoto dengan membangun jalan alternatif menghindari kemacetan.

Point of View:  Update Covid-19 Kaltim, Kasus Meninggal Dunia Bertambah

“Empat jam saya dari Palaran. Padahal diperkirakan ke Bandara biasa setengah jam perjalanan,” ujar Andi.

Meski begitu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda bersama petugas kepolisian dari Polresta Samarinda, Brimob Polda Kaltim, dan anggota TNI dikerahkan untuk membantu warga keluar dari lokasi banjir. Para petugas mengevakuasi calon penumpang pesawat yang akan menuju Bandara APT Pranoto ini menggunakan truk yang disiapkan TNI, Polri dan BPBD Kaltim.

“Ini baik tim dari TNI, Polri kemudian BPBD dan juga Tim SAR siap membantu manakala ada masyarakat yang butuh evakuasi angkutan menuju bandara langsung diangkut. Alhamdulilah, bisa kita antisipasi,” ujar Wakapolsekta Sungai Pinang, AKP Budi. (Jie)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status