Clicky

Transaksi Pasar Samarinda Number One

KLIKSAMARINDA – Warga Samarinda, Kalimantan Timur boleh berbangga. Samarinda menjadi jawara dalam ekspor produk UKM dan memberikan kontribusi terbesar di Kaltim.

Menurut dara Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim, total nilai ekspor produk UKM yang akan dilepas ke pasar ekspor bernilai US$ 12,9 juta atau setara Rp200 miliar. Produk yang akan dilepas ekspornya adalah komoditi minyak jelantah, rumput rayung, pisang, damar batu, cubeb, long pepper, dan kayu.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor menyampaikan hal itu kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Jumat 18 Juni 2021.

Wali Kota Andi Harun tak menampiknya. Justru Wali Kota Andi Harun turut menegaskan peran Kota Tepian dalam perekonomian Kaltim.

Menurut Wali Kota Andi Harun, transaksi pasar Samarinda juga tertinggi. Dalam catatan Disperindagkop dan UKM Kaltim, transaksi di seluruh pasar di Kaltim mencapai Rp29 miliar setiap harinya. Sementara transaksi di Samarinda mencapai Rp8,9 miliar per hari.

“Transaksi pasar Samarinda juga number one. Ini pertanda bahwa kerja-kerja kolaborasi, sinergi, dan gotong-royong yang dilakukan, baik di internal kota maupun provinsi sudah mulai berhasil. Mudah-mudahan intensitas gotong-royong ini bisa terus kita tingkatkan,” ujar Wali Kota Andi Harun.

Baca juga:  Presiden Optimis Ekonomi Syariah Berkembang Pesat

Selain membahas langkah-langkah koordinasi antara provinsi dan kota untuk menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pangan dan harga yang stabil, pertemuan antara Wali Kota Andi Harun dan Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim Yadi Robyan Noor ini juga membahas tiga agenda penting yang akan dilaksanakan pada 28 Juni mendatang.

Tiga agenda itu, penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), pelepasan ekspor produk UKM Kaltim ke 17 negara tujuan dan peningkatan capacity building bagi para pelaku UMKM. Rencana kegiatan ini akan dihadiri Menteri Koperasi Teten Masduki.

Kegiatan-kegiatan ini rencananya akan dilakukan di dua lokasi, yakni Hotel Mercure Samarinda dan Pelabuhan Peti Kemas Palaran.

“Untuk BPUM, tahun ini Samarinda mendapat alokasi 42 ribu UMKM dengan total Rp60 miliar,” ujar Yadi Robyan Noor. (*)

DMCA.com Protection Status