Ormas Islam di Samarinda Kaltim Demo Tuntut Tumbangkan Jokowi

KLIKSAMARINDA – Sejumlah ormas Islam di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang tergabung dalam ANAK (Aliansi Nasional Anti Komunis) menggelar aksi damai menolak Omnibus Law. Aksi berlangsung Jumat 16 Oktober 2020 di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda.

Puluhan aktifis melakukan orasi. Para aktifis sebelumnya bergerak melakukan long march selepas sholat jum’at dari Masjid Agung Darussalam Kota Samarinda menuju Kantor Gubernur Kaltim. Mereka menggunakan 2 unit truck untuk mengangkut peralatan pengeras suara dan banner banner bertuliskan tuntutan.

Sebelum menggelar orasi, para pendemo sempat diterima di dalam Kantor Gubernur Kaltim oleh Biro Hukum Setprov Kaltim. Namun, aksi terus berlangsung dan para pendemo bergantian melakukan orasi utuk menolak Undang Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020 beberapa hari yang lalu.

Kehadiran Anak NKRI Kaltim sebagai Aliansi Nasional Anti Komunis membawa tiga tuntutan. Pertama, tumbangkan Jokowi. Kedua, blokade partai politik yang mendukung UU Ciptaker. Terakhir, cabut Omnibus Law

“Innalillahi telah meninggal dunia rasa demokrasi di Indonesia<‘ ujar salah satu demonstran.

Setelah orasi, aksi dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh salah seorang peserta dilanjutkan dengan nyanyi bersama lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan lainnya. Para demonstran menuntut agar Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

“Jika tidak disampaikan aspirasi kami kepada pemerintah pusat, kami akan datang dengan massa yang lebih banyak,” ujar salah satu orator. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com