Lorong Pasar Ramadan 1446 H Resmi Dibuka, Bupati Kukar Dorong Ekonomi UMKM di Bulan Suci
Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, resmi membuka Lorong Pasar Ramadan 1446 Hijriah pada Sabtu, 1 Maret 2025, sore di Gerbang Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong. Pembukaan ini bertepatan dengan hari pertama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.
Dalam agenda ini, Bupati Edi Damansyah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono meninjau sejumlah stan yang telah disiapkan di sepanjang lorong pasar. Area tersebut dipadati oleh pelaku UMKM yang menjajakan beragam makanan khas untuk menu berbuka puasa.
“Alhamdulillah kita bisa menata kawasan ini dengan baik sehingga menjadi kawasan khusus pada bulan Ramadan seperti hari ini. Kita saksikan hari ini saya membuka pasar lorong Ramadan ini,” ucap Bupati Edi Damansyah saat ditemui di sela-sela peninjauan.
Lorong Pasar Ramadan kali kedua ini berlokasi di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman ini dirancang sebagai pusat kuliner selama bulan Ramadan. Para pengunjung dapat dengan mudah menemukan berbagai jenis makanan dan minuman untuk berbuka puasa dalam satu lokasi.
“Jadi semua aktivitas yang terkait dengan dagangan kuliner itu terpusat di satu titik di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman,” jelas Edi Damansyah.
Konsep sentra kuliner berbuka puasa ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan berbuka puasa tanpa harus berkeliling ke berbagai tempat. Selain itu, penataan yang baik juga memastikan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pengunjung.
Pembukaan Lorong Pasar Ramadan ini juga merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap pelaku UMKM lokal. Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat kecil di kawasan tersebut.
“Semoga ini khususnya pada bulan Ramadan tetap terkelola dengan baik, nyaman sehingga aktivitas-aktivitas ekonomi kecil khususnya bisa berputar dengan baik di kawasan,” harap Edi Damansyah.
Terlihat sejak sebelum acara pembukaan resmi, lorong pasar Ramadan sudah dipadati pengunjung yang ingin berburu takjil dan menu berbuka puasa. Antusiasme masyarakat ini menjadi pertanda baik bagi para pedagang yang berharap dapat meningkatkan pendapatan mereka selama bulan suci Ramadan.
Keberhasilan penyelenggaraan Lorong Pasar Ramadan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten, camat, lurah, pengurus masjid, serta para pelaku usaha yang telah bersama-sama mewujudkan konsep pasar Ramadan ini.
“Jadi terima kasih saya sampaikan kepada seluruh jajaran kami di pemerintahan kabupaten, camat, lurah, badan pelaksana, masjid, dan juga tentunya para pelaku usaha bahwa kondisi seperti ini bisa kita wujudkan untuk kerja bersama,” ungkapnya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola masjid, dan pelaku usaha ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Lorong Pasar Ramadan ini akan beroperasi selama sebulan penuh sepanjang bulan Ramadan. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan memastikan area ini tetap terkelola dengan baik untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.
“Semoga ini khususnya pada bulan Ramadan tetap terkelola dengan baik, nyaman sehingga aktivitas-aktivitas ekonomi kecil khususnya bisa berputar dengan baik di kawasan,” tambah Bupati.
Dengan konsep penataan yang baik dan pengelolaan yang terorganisir, Lorong Pasar Ramadan di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong diharapkan dapat menjadi destinasi utama warga Kutai Kartanegara untuk berburu kuliner berbuka puasa selama bulan Ramadan 1446 Hijriah. (Adv/Diskominfo Kukar)



