Clicky

Korban Laka Air di Sungai Mahakam Anggana Ditemukan Meninggal

KLIKSAMARINDA – Unsur SAR Gabungan menemukan Hartono, korban kecelakaan air yang terjadi di Anggana, Kutai Kartanegara. Penemuan korban terjadi pada Senin malam, 30 Agustus 2021 pukul 20.40 WITA.

Menurut Kasie Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto, korban bernama Hartono (L/38 tahun) warga Makroman, Kecamatan Sambutan Samarinda berhasil ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian.

”Korban bernama Hartono berhasil ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian -/+ 50-100 meter ke arah hilir. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Octavianto, dalam keterangan tertulis, Senin malam.

Octavianto menambahkan, saat ini Unsur SAR Gabungan telah mengevakuasi korban ke RSU AW Syahranie Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kecamatan Sambutan, Samarinda Kalimantan Timur, mengalami kecelakaan air di sekitar daerah Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu 29 Agustus 2021. Rombongan saat itu hendak pergi memancing.

Perahu klotok yang mereka tumpangi terbalik sekitar pukul 04.30 Wita. Akibatnya 9 orang yang berada di perahu tercebur. Sebanyak 7 orang selamat sampai di darat dan dua orang hilang bernama Denny Alfiansyah dan Hartono.

Pada Minggu, 29 Agustus 2021 kemarin, Denny Alfiansyah (28) yang merupakan warga Makroman ditemukan meninggal dunia. Sementara Hartono dalam pencarian.

Tujuh orang pemancing yang selamat masing-masing adalah Moh. Ali (29) Warga Jalan Pelita 3 Sambutan, Moh. Abdul Patah (37), Warga Jalan Pelita 3, Jumadi (32), Warga Jalan Pelita 3 Sambutan, Saliman (30), Warga Makroman, Sambutan. Sadikin (40) Warga Makroman Sambutan, Kamaruddin (33) Warga Pulo Atas Sambutan, dan Sahrullah (40), motoris perahu Klotok yang beralamat di Kampung Kajang, Desa Sungai Mariam.

Menurut keterangan para pemancing, perahu mengalami karam etelah menabrak kayu di sungai Minggu subuh saat melintas di depan PT REA Kaltim. Perahu klotok pun mengalami kebocoran karena berlubang sehingga air sungai dengan cepat masuk ke perahu.

Saat itu motoris perahu Klotok, Sahrullah sempat mendayung perahu ke pinggir. Namun karena hantaman ombak, perahu Klotok tenggelam. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com