News

Hindari Penumpukan, Penumpang Mudik Pelabuhan Samarinda Tiba Lebih Awal

KLIKSAMARINDA – Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai dipadati penumpang kapal yang akan melakukan mudik lebaran ke Sulawesi Selatan. Hingga Selasa malam, 26 April 2022 kemarin, ratusan penumpang kapal telah mulai berdatangan.

Para penumpang ini akan berangkat menggunakan KM Pantokrator tujuan Samarinda–Pare-pare. Dalam jadwal, kapal baru akan berangkat Rabu 27 April 2022 pukul 14.00 WITA siang.

KM Pantokrator merupakan kapal penumpang pelayaran rakyat dengan rute Samarinda-Pare-pare, Sulawesi Selatan dengan waktu tempuh 16 jam.

Kapal ini berkapasitas 1700 penumpang ditambah batas toleransi yang diberikan Adpel 300 penumpang dengan daya angkut 2000 penumpang.

Beberapa penumpang merupakan warga dari luar kota Samarinda. Mereka tampak memasuki ruang tunggu keberangkatan di dermaga Pelabuhan Samarinda.

Seluruh penumpang menunggu verifikasi kesehatan dari petugas pelabuhan. Pemeriksaan ini bagian dari syarat penumpang pelaku perjalanan kapal laut.

Usai melakukan pemeriksaan kesehatan, para penumpang memutuskan menginap di pelabuhan. Mereka memilih menginap agar saat naik ke atas kapal tidak berdesak-desakan.

Seperti yang dilakukan Andreas, seorang penumpang dari Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Andreas memilih berangkat lebih awal karena takut ketinggalan kapal.

Menurut Andreas, perjalanan dari Muara Wahau ke Samarinda memakan waktu 14 jam. Rencananya, dia akan menuju kampung halaman di Palopo melalui Pelabuhan Pare-pare menggunakan KM Pantokrator.

“Tiga tahun tidak pulang kampung ke Palopo. Sekarang mudik lebaran. Dari Muara Wahau. Kapalnya besok (hari ini-Red) mudah-mudahan kita bisa berangkat,” ujar Andreas.

Penumpang lainnya, Lili Hartini, pun memilih datang lebih awal ke Pelabuhan Samarinda untuk menumpang KM Pantokrator ke Pelabuhan Pare-pare. Lili Hartini merupakan penumpang dari Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) yang memilih datang lebih awal untuk menghindari kerumunan saat naik kapal.

“Supaya gak berdesak-desakan, jadi datang lebih awal sama dua anak saya. Sudah dapat tiket, tinggal besok masuk kapal aja. Saya sudah vaksin boster,” ujar Lili Hartini.

Adanya kedatangan penumpang sehari sebelum keberangkatan kapal membuat petugas Pelabuhan Samarinda harus mengatur para penumpang tersebut. Pengaturan dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan arus mudik.

Pengaturan antara lain dengan mewajibkan penumpang menunggu di terminal penumpang. Kantor Kesyahbandaran Otorita Pelabuhan Samarinda (KSOP) langsung mengatur penumpang secara bertahap naik ke area pelabuhan.

Kepala KSOP Samarinda, Mukhlis Tohepaly menyatakan, penumpang yang telah memiliki tiket dan memenuhi syarat kesehatan akan langsung naik ke atas kapal.

“Ini kebetulan saudara-saudara penumpang sudah kumpul malam ini. Kalau kita urai malam ini, besok pagi tidak akan ada penumpukan. Utu yang lagi diupayakan untuk diatur. Tapi dengan catatan yang boleh naik yang sudah punya tiket dan memenuhi syarat perjalanan supaya tidak terlalu padat,” ujar Mukhlis Tohepaly.

Di Pelabuhan Samarinda juga terdapat petugas jasa tes antigen. Para petugas medis ini membantu warga untuk mendapatkan persyaratan keberangkatan khususnya untuk tes antigen 24 jam.

“Itu nanti jam 5 subuh yang dari luar kota mulai berdatangan. Makanya kami ada di sini mulai dari tadi sampai puncaknya di tanggal 29 April 2022 nanti. Kami jasa antigen,” ujar Eva, petugas pelayanan tes antigen di Pelabuhan Samarinda. (Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status