Samarinda Konsisten Lakukan Pengendalian Inflasi Harga Juni 2025
KLIKSAMARINDA – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Samarinda turut mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah rutin mingguan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa pagi 10 Juni 2025.
Rakor di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Jakarta Pusat ini turut diikuti jajaran Pemkot Samarinda secara virtual dari Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, hadir bersama sejumlah pejabat terkait untuk memantau perkembangan situasi inflasi daerah.
Pascarakor nasional, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemkot Samarinda, Isfihani, langsung memimpin rapat internal bersama Kepala Bagian Perekonomian, Hj. Yuyum Puspitaningrum. Rapat membahas hasil pantauan TPID Kota Samarinda terhadap pergerakan harga komoditas strategis serta pengendalian inflasi.
Berdasarkan data TPID Kota Samarinda, memang terjadi kenaikan harga beras dan Minyakita. Namun, khusus di Samarinda, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak terlalu jauh dari HET pemerintah.
“Kondisi ini tetap perlu diantisipasi agar tidak berujung pada kenaikan harga yang terus berlanjut,” ujar Isfihani.
Isfihani mendorong instansi terkait segera menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat melalui lembaga berwenang untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat Samarinda.
Rakor yang diikuti pemerintah daerah se-Indonesia ini membahas kondisi terkini harga kebutuhan pokok nasional.
Memasuki pekan kedua Juni 2025, pantauan harga kebutuhan pokok secara nasional menunjukkan kondisi relatif stabil dengan tingkat inflasi bertahan di angka 1,6 persen.
Namun, komoditas Minyakita dan beras mengalami kenaikan harga signifikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di beberapa wilayah, sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
Pemerintah pusat mengimbau daerah yang mengalami lonjakan harga untuk segera berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna mengambil langkah-langkah pengendalian yang tepat dan cepat. (*)



