Normalisasi Sungai Karang Mumus Samarinda Segmen Ruhui Rahayu Dimulai

Pembongkaran bangunan di bantaran Sungai Karang Mumus Samarinda, Segmen Ruhui Rahayu, Jumat 13 Mei 2022. (Foto: KlikPia)

KLIKSAMARINDAProyek normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Segmen Ruhui Rahayu mulai berlangsung Jumat, 13 Mei 2022. Sejumlah alat berat tampak digunakan untuk membongkar rumah yang berada di sisi bantaran SKM Segmen Ruhui Rahayu.

Segmen Ruhui Rahayu ini terletak di Jalan S. Parman, Gang 2, RT 36. Di Segmen Ruhui Rahayu, tercatat ada 98 bangunan rumah yang terdampak proyek normalisasi SKM dan akan dibongkar. Sebanyak 63 pemilik bangunan di antaranya telah menerima dana kerahiman dari Pemkot Samarinda.

Tampak beberapa rumah warga di bantaran SKM Segmen Ruhui Rahayu dirobohkan. Warga secara mandiri membereskan barang-barang milik pribadi untuk pindah ke tempat baru.

Pembongkaran rumah dan bangunan di bantaran SKM ini dilakukan usai rapat bersama antara Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim, dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWS), Kamis 12 Mei 2022 kemarin.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus Setyawan, pembongkaran tersebut menjadi bagian dari proyek normalisasi Sungai Karang Mumus Segmen Ruhui Rahayu.

Untuk mendukung proyek tersebut, Hero Mardanus Setyawan menyatakan Pemkot Samarinda akan secepat mungkin membebaskan lahan tempat bangunan-bangunan yang berdiri di bantaran SKM Segmen Ruhui Rahayu.

“Sebetulnya ini, kan sesuai dengan hasil rapat kemarin bersama BWS dan Provinsi Kaltim. Bahwa kita untuk kegiatan Ruhui Rahayu itu dilaksanakan pembongkaran bangunan karena proses administrasinya sudah kita lalui. Kalau progres masuknya pekerjaan hari ini. Senin hingga Sabtu kita kerjakan. Kita bongkar terus karena sudah bisa dibongkar,” ujar Hero Mardanus Setyawan.

Hero Mardanus menjelaskan ada sejumlah pemilik rumah yang telah melakukan pembongkaran mandiri. Namun, bagi mereka yang tidak bisa membongkar secara mandiri, Pemkot Samarinda akan membantu melakukan pembongkaran melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Pokoknya harus segera dibongkar hari ini karena sudah ada 63 rumah yang sudah terbayar dari total 98 rumah,” ujar Hero Mardanus.

Rencananya, proyek normalisasi di bantaran SKM Segmen Ruhui Rahayu akan dibangun taman. Segmen itu juga akan diturap dan disambunkan ke Segmen Pasar Segiri.

“Di pinggir bantaran sungai pastikan akan dibuat taman. Tapi, kan sambung dari Pasar Segiri sampai ke sini. Pasti di pinggirannya akan diturap sepanjangan ini,” ujar Hero Mardanus Setyawan. (Pia/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status