Clicky

Ekonomi Kaltim Triwulan I-2021 Turun

KLIKSAMARINDA – Ekonomi Kalimantan Timur Triwulan I-2021 dibanding triwulan IV-2020 turun sebesar 0,61 persen (q-to-q). Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan, ada beberapa penyebab penurunan ekonomi di Kaltim dalam Triwulan I Tahun 2021.

Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwithjahyono menyatakan, penyebab penurunan ekonomi itu berasal dari sisi produksi dan sisi pengeluaran.

Menurut Anggoro Dwithjahyono, dari sisi produksi, penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada beberapa lapangan usaha, termasuk Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang merupakan lapangan usaha utama di Provinsi Kalimantan Timur.

”Produksi minyak dan gas alam mengalami penurunan baik secara q-to-q dan y-on-y. Pengaruh tingginya curah hujan berpengaruh pada penurunan kegiatan penambangan batu bara,” ujar Anggoro Dwithjahyono memberikan catatat dalam rilis virtual pada Rabu 5 Mei 2021.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada beberapa komponen pengeluaran seperti Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah, Komponen Ekspor Barang dan Jasa, Komponan Impor Barang dan Jasa serta Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT).

Anggoro Dwithjahyono menambahkan, perekonomian Provinsi Kalimantan Timur Triwulan I-2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku mencapai Rp161,53 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp118,64 triliun.

”Ekonomi Kalimantan Timur Triwulan I-2021 terhadap Triwulan I-2020 turun sebesar 2,96 persen (y-on-y). Masih terdapat lapangan usaha/komponen yang tumbuh positif. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh sebesar 22,93 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 11,19 persen,” ujar Anggoro Dwithjahyono. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status