Jumat, 5 Maret 2021 17:01:25

Dua SMP di Samarinda Raih Piagam Nasional

KLIKSAMARINDA – Dua sekolah menengah pertama atau SMP di Samarinda, Kalimantan Timur meraih piagam nasional sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Kategori Paripurna. Kedua sekolah tersebut adalah SMP Negeri 35 dan SMP Negeri 10 Samarinda.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang memberikan apresiasi atas penambahan pundi-pundi prestasi di Kota Samarinda selama kepemimpinannya. Pada Jumat 22 Januari 2021, Syaharie Jaang mengunjungi SMPN 35, Jalan Pirus.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharie Jaang mengatakan kendati proses belajar mengajar masih dilaksanakan secara daring, namun komitmen sekolah di Samarinda untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak didik tetap terjaga. Hal tersebut terlihat atas prestasi yang diraih dua sekolah tadi.

“Penghargaan Piagam Sekolah Siaga Kependudukan Kategori Paripurna ini menjadi kado Hari Jadi Kota Samarinda ke 353 dan Pemkot Samarinda ke 61 tahun,” ujar Syaharie Jaang.

Syaharie Jaang meminta kedepannya jangan hanya 2 sekolah tadi saja yang mempunyai program unggulan. Melainkan sekolah lain juga bisa termotivasi untuk melakukan terobosan melalui program unggulan lainnya.

“Bukan juga hanya sekedar mengejar piagam penghargaan saja, tetapi programnya juga harus bisa diimplementasikan dan ditularkan ke sekolah lainnya,” ujar Syaharie Jaang.

Syaharie Jaang juga menyampaikan pamit salam perpisahan kepada para pengajar karena akan memasuki masa purna tugas.

“Tak lupa dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan salam perpisahan karena sebentar lagi akan memasuki purna tugas. Jujur bukan waktu yang singkat, 10 Tahun menjadi Wakil Walikota Samarinda dan 10 tahun sebagai Walikota Samarinda tidak luput dari kesalahan, serta kekurangan. Jadi saya mohon maaf atas khilafan selama ini,” ujar Syaharie Jaang.

Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin, mengatakan jika pergaulan bebas di usia dini saat ini memang sangat luar biasa. Program SSK ini penting untuk memberikan pendidikan edukasi, serta pengertian tentang pernikahan yang diatur dalam berbagai aspek baik melalui agama, kesehatan dan umur yang perlu difikirkan.

“Jadi kami sangat support sekali dengan SSK ini karena bisa menyangkut semua lini, baik itu orang tua, guru dan murid. Harapannya semoga SMPN 35 dan SMPN 10 bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mempersiapkan pentingnya SSK tersebut,” ujar Asli Nuryadin.

Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan dan KB Kota Samarinda, Nurul Muminayati menerangkan, di dalam Sekolah Siaga Kependudukan itu terdapat pojok kependudukan. Pojok Kependudukan ini menjadi sumber belajar bagi para peserta didik dalam membentuk generasi keluarga berencana yang juga dapat memahami isu kependudukan.

“SSK ini merupakan integrasi mata pelajaran yang ada di sekolah atas kerjasama Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pendidikan dan BKKBN Perwakilan Provinsi Kaltim,” ujar Nurul Muminayati. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Terima kasih telah membaca kliksamarinda.com