Clicky

Update Covid-19 Kaltim, Kasus Meninggal Bertambah

KLIKSAMARINDA – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur (Kaltim) melaporkan adanya penambahan jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia. Per 21 November 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim melaporkan enam kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyebutkan dalam keterangan tertulis, penambahan pasien meninggal sebanyak 6 kasus, berasal dari Samarinda 4 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus, dan Kutai Timur 1 kasus.

“Hari ini ada penambahan enam kasus pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 6 kasus sehingga jumlah kasus meninggal dunia total 551 kasus angka fatality rate 3,0 dari angka terkonfirmasi,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Berikut rincian penambahan kasus terkonfirmasi Covid 19 yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 6 kasus dengan rincian sebagai berikut:
a) Kutai Kartanegara 1 kasus, yaitu KKR 2840 (Laki-laki 45 tahun) merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 12 November 2020 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut dengan komorbid Diabetes Melitus. Kasus dilaporkan meninggal pada 21 November 2020 dari RSUD AM Parikesit, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.

b) Kutai Timur 1 kasus, yaitu KTM 2020 (Laki-laki 63 tahun) merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 17 November 2020 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut dengan komorbid Hipertensi dan Diabetes Melitus. Kasus dilaporkan meninggal pada 20 November 2020 dari RSUD Kudungga, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.

c) Samarinda 4 kasus
1) SMD 5122 (Laki-laki 50 tahun) merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 15 November 2020 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut dengan komorbid Diabetes Melitus. Kasus dilaporkan meninggal pada 20 November 2020 dari RSUD AW Syahranie, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.
2) SMD (Laki-laki 77 tahun) merupakan kasus dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut dengan komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi. Kasus dilaporkan meninggal pada 20 November 2020 dari RSUD AW Syahranie dan terkonfirmasi Covid-19 pada 21 November 2020, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.
3) SMD (Wanita 63 tahun) merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 11 November 2020 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Kasus dilaporkan meninggal pada 21 November 2020 dari RS Hermina Samarinda, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.
4) SMD (Wanita 60 tahun) merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 11 November 2020 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Kasus dilaporkan meninggal pada 21 November 2020 dari RS Hermina Samarinda, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol Covid-19.

Andi Muhammad Ishak juga menyampaikan adanya ppenambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 251 kasus. Kasus baru konfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Berau 2 kasus, Kutai Barat 13 kasus, Kutai Kartanegara 53 kasus, Kutai Timur 42 kasus, Paser 21 kasus, Penajam Paser Utara 5 kasus, Balikpapan 19 kasus, Bontang 34 kasus, Samarinda 62 kasus.

“Hari ini ada penambahan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 251 kasus. Sehingga total pasien terpapar Covid-19 di Kaltim mencapai 18.144 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 186 kasus. Kasus sembuh tersebut berasal dari Berau 11 kasus, Kutai Barat 1 kasus, Kutai Kartanegara 51 kasus, Kutai Timur 40 kasus, Paser 13 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 17 kasus, Bontang 3 kasus, dan Samarinda 47 kasus. Total terdapat 15.435 kasus sembuh.

Andi Muhammad Ishak menyampaikan, dari 18.144 kasus positif, terdapat 15.435 kasus sembuh, 551 kasus meninggal dan 2.158 kasus dalam perawatan.

“Selalu terapkan 4M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status