Clicky

Update Covid-19 Kaltim, 9 Wilayah Zona Merah

Peta Pantauan COVID-19 Kalimantan Timur, Minggu, 03/01/2021 Pukul 18:00 WITA

KLIKSAMARINDA – Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur atau Kaltim kembali merilis perkembangan kasus Covid-19. Per Minggu, 3 Januari 2021, sesuai data grafis zona/wilayah Satgas Covid-19 Kaltim tampak hanya satu wilayah, yaitu Mahakam Ulu berada dalam zona kuning. Sementara sembilan daerah lainnya masih dalamzona merah.

Dalam laporannya, Satgas Covid-19 Kaltim melaporkan penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif baru Covid-19 di Kaltim mengalami penambahan sebanyak 305 kasus. Total kasus positif Covid-19 di Kaltim secara komulatif berjumlah 27.892 kasus.

Kota Balikpapan masih menjadi daerah di Kaltim yang penambahan kasus barunya paling tinggi mencapai 95 kasus. Disusul Kabupaten Berau 86 kasus. Lalu, Kutai Timur 43 kasus, Kota Bontang 33 kasus, Kutai Kartanegara 16 kasus, Kutai Barat 9 kasus, Paser 9 kasus, Penajam Paser Utara 8 kasus dan Samarinda 6 kasus.

Sedangkan, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 218 kasus. Jadi, total kasus sembuh berjumlah 23.344 kasus. Penambahan pasien sembuh tersebut tersebar di Berau 4 kasus, Kutai Barat 10 kasus, Kutai Kartanegara 36 kasus, Kutai Timur 43 kasus, Paser 6 kasus, Balikpapan 52 kasus, Bontang 8 kasus dan Samarinda 59 kasus.

Sementara, penambahan pasien meninggal sebanyak 4 kasus, berasal dari Kutai Timur 1 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus dan Balikpapan 2 kasus. Sehingga, total pasien meninggal berjumlah 763 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim H Andi Muhammad Ishak menyatakan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penularan virus ini. Carannya, jangan lalai dan selalu mengikuti anjuran pemerintah menjalankan protokol kesehatan.

“Beberapa pekan ini angka terkonfirmasi diatas 300 kasus. Menandakan masyarakat harus tetap waspada. Wabah masih terjadi. Bagaimana menangkal itu, maka kita harus tetap sehat,” ujar Andi Muhammad Ishak, Minggu 3 Januari 2021 melalui rilis.

Mengingat tinggi kasus terkonfirmasi terjadi, masyarakat harus selalu patuh. Ikutilah anjuran pemerintah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Menurut Andi Muhammad Ishak, siapa saja sekarang bisa tertular Covid-19. Pihaknya selalu mengingatkan agar masyarakat jangan mengabaikan protokol kesehatan. Mulai menjaga jarak berkumpul, mencuci tangan dan selalu menggunakan masker setiap harinya (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status